Minggu
08 November 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deni Wicaksono Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada Penerima PKH di Ngawi

pdip-jatim-dprd-jatim-270722-deni-wicaksono-1

NGAWI – Penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan terus dilakukan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur kepada masyarakat. Kali ini menyasar warga dengan strata ekonomi menengah ke bawah.

Adalah Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono yang menggelar sosialisasi kebangsaan dengan mengundang ibu-ibu warga Kecamatan Ngawi penerima program keluarga harapan (PKH). Tak sekadar menguraikan nilai-nilai Pancasila, Deni Wicaksono juga mewanti-wanti kepda ibu-ibu penerima PKH untuk bijak dalam menggunakan bantuan sosial dari pemerintah.

Deni Wicaksono mengingatkan para peserta untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak sedari dini. Menurutnya, tantangan ke depan menyangkut rongrongan dan upaya dari pihak anti Pancasila semakin besar.

“Kami ingin khususnya bagi penerima PKH yang dominan ibu-ibu, yang selalu berinteraksi dengan anak-anaknya agar memberikan pemahaman yang baik dan utuh tentang wawasan kebangsaan dan Pancasila, kepada putra putrinya,” papar Deni Wicaksono.

Pada kesempatan itu, Deni Wicaksono yang juga Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengingatkan agar penggunaan dana bantuan PKH disesuaikan dengan kebutuhan sebagaimana tujuan program. Lain kata, tidak lantas serampangan membelanjakan uang bantuan dengan sesuka hati.

“Agar program ini bisa berhasil, menggunakan anggaran bantuan harus dilakukan sebaik-baiknya,” kata Deni Wicaksono kepada pdiperjuangan-jatim.com.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan, bantuan PKH yang beragam bentuk kegunaannya itu harus dimanfaatkan penerima sesuai dengan tujuan bantuan disalurkan. Misalkan untuk perbaikan gizi anak, ibu hamil, atau biaya sekolah anak dan lainnya.

“Memang ada fokusnya masing-masing. Jangan kemudian bantuan ini dicampur adukkan dengan kebutuhan keluarga yang lain,” jelas Deni Wicaksono.

Saat berdiskusi dengan para peserta, Deni Wicaksono mengaku mendapat sejumlah keluhan dari masyarakat. Keluhan-keluhan yang dia terima seputar masalah keterlambatan pencarian bantuan PKH, dan harapan penerima bantuan, agar program ini bisa terus berjalan.

“Pada intinya, keluhan dari para peserta ini masih bisa diselesaikan. Karena memang program ini sudah berjalan 15 tahun, dan ini terus diperbaiki dan terus dievaluasi. Dan Alhamdulillah kedepannya akan semakin lebih baik,” ujarnya.

Adapun pihaknya menyebut, keluhan dari masyarakat itu akan dia koordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Terlebih untuk perkara kuota penerima PKH, yang seiring waktu akan bertambah.

“Kami akan lebih fokus, apabila ada penambahan kuota maka harus ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” urainya.

Adapun dalam kegiatan itu, Deni Wicaksono juga menyampaikan pesan tentang menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh pada anak. Dimana hal itu juga menjadi salah satu fokus program dari pemerintah. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rijanto: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Tantangan Geopolitik hingga Media Sosial

BLITAR — Generasi muda perlu dibekali nasionalisme, pengetahuan, dan keterampilan agar mampu menghadapi perubahan ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Ajak Anak Muda Teladani Soekarno Way, Bangun Kepemimpinan Berpihak kepada Rakyat

BLITAR — Generasi muda harus memiliki ideologi, karakter kepemimpinan, dan keberanian memperjuangkan kepentingan ...
KRONIK

Deni Wicaksono: Partai Politik Harus Beri Ruang Anak Muda Berkarya, Bukan Sekadar Dibutuhkan Saat Pemilu

BLITAR — Partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyampaikan ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Bantuan untuk Warga Tempursari Terdampak Bencana

LUMAJANG — Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang ...
KABAR CABANG

Dari Buku ke Layar Lebar, PDI Perjuangan Jember Bangun Tradisi Pendidikan Politik

JEMBER – Pendidikan politik tidak harus berlangsung di ruang seminar atau melalui pidato politik. DPC PDI ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Diikuti 4.200 Peserta, Hotel hingga UMKM Berpeluang Raup Dampak Ekonomi

BLITAR — Sebanyak 4.200 peserta dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu ...