Sabtu
17 Oktober 2026 | 8 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Demokrasi, Syarat Perbaikan Status Perempuan

pdip-jatim-eva-k-sundariJAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, kemajuan perempuan Indonesia sering berhubungan linier dengan kualitas demokrasi, bukan yang prosedural. Jika demokrasi membaik maka status perempuan seharusnya membaik.

Menurut Eva, hal itu tidak otomatis, karena perempuan harus aktif memastikan mendapat manfaat dari peluang membaiknya demokrasi.

“Saat reformasi dimulai, para perempuan sendiri yang aktif berjuang untuk UU KDRT, UU Pemilu, karena tahu keadilan bukan hadiah kaum Laki,” kata Eva Kusuma Sundari, sebagaimana siaran pers menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret 2016.

Saat ini, lanjut anggota Komisi XI DPR ini, ketika di Indonesia intoleransi memburuk maka kepentingan praktis dan strategis perempuan terkena imbasnya. Menguatnya fundamentalisme dan radikalisme oleh aparat dan birokrasi seperti bupati, walikota, polisi bahkan tentara tentu jadi ancaman.

Kelompok intolerans ini, sebut Eva, menolak demokrasi dan cara-cara yang demokratis dan bahkan menghalalkan penggunaan cara kekerasan dalam memenangkan kepentingan.

“Setelah menyebar kebencian dan mobilisasi masa maka tidak segan mereka membakar, memukul dan bahkan mengusir kelompok minoritas dari tanah dan harta mereka,” tegasnya.

Dia meyakini, pemerintah pusat yang presidennya pro perempuan pun akan kesulitan karena sabotase daerah untuk promosi kesetaraan gender. Saat ini ancaman bagi perempuan dan anak adalah pembangkangan birokrasi dan aparat daerah akibat menguatnya intoleransi.

Menurutnya, perlu sosialisasi empat pilar oleh pemerintah di kalangan pemerintah sendiri karena aparatur birokrasi sudah menjadi provokator penyerangan terhadap kelompok minoritas.

“Kelompok intoleran sudah berhasil membajak pimpinan daerah, birokrasi, aparat keamanan untuk memimpin tindakan outlaw, di luar hukum,” terangnya.

Tak hanya pemerintah, kata Eva, pun demikian dengan parpol harus menyelenggarakan pendidikan politik internal soal kewarganegaraan dan melembagakannya ke dalam sistem rekruitmen, pembinaan, karir dan lainnya. Hal ini supaya politisi kuat iman terhadap empat pilar.

Dia menegaskan, politisi yang memimpin pemerintahan harus kuat iman terhadap hasutan kelompok intoleran menarget pemusnahan kelompok minoritas yang rentan yang harusnya mereka lindungi sesuai perintah konstitusi.

Sebaliknya, para politisi dan aktivis perempuan, jangan menambah rumit keadaan. “Kita harus ikhlas dan efektif berjuang, jangan ada lagi politisi perempuan memperjuangkan agendanya patriarchy, kampanye ketidaksetaraan gender, menolak perempuan jadi pemimpin, promosi domestikasi perempuan,” ucap Eva.

“Jangan ada perempuan menolak demokrasi, pro khilafah, karena demokrasi merupakan necessary conditions bagi kesetaraan gender,” pungkasnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...