Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deklarasi Rabu Bersahaja, Bupati Sugiri: Ini Pembelajaran Sekaligus Konservasi

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-05102023

PONOROGO – SMP Negeri 4 Ponorogo mendeklarasikan Rabu Bersahaja (berbusana dan berbahasa jawa). Hal tersebut dilakukan untuk melestraian budaya daerah sebagai warisan leluhur sekaligus identitas bangsa. Dengan Rabu Bersahaja, setiap hari Rabu, mulai dari murid, karyawan, hingga guru SMP Negeri 4 Ponorogo diwajibkan untuk berbahasa Jawa dan menggunakan busana Jawa.

Hadir dalam deklarasi Rabu Bersahaja tersebut Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, dan perwakilan sekolah.

“Saya ucapkan terima kasih bahwa SMP Negeri 4 mampu nguri-uri budaya adiluhung,” ujar Bupati Sugiri di Ponorogo, Rabu (4/10/2023).

Atas apa yang dilakukan SMP Negeri 4 Ponorogo itu, Bupati Sugiri mendorong sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang serupa, namun dengan konsep yang berbeda. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar para pelajar tidak lupa akan budaya Jawa.

“Ini bisa sambil pembelajaran sekaligus konservasi. Jadi, daya jual bahwa bahasa Jawa itu dahsyat, kaya akan makna,” jelasnya.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu pun membandingkan kosakata bahasa Jawa dengan bahasa Inggris. Dalam kosakata bahasa Inggris, nasi disebut “rice”, meskipun sudah berubah dalam bentuk apapun.

Sementara dalam kosakata bahasa Jawa, ada beberapa istilah untuk nasi. Saat masih di sawah disebut “pari”, saat dipanen dan dilepas dari tangkainya disebut “gabah”, setelah diselip (dipisahkan isi dari kulitnya) disebut “beras”, beras dimasak untuk dimakan disebut “sega”, nasi dijemur dan kering disebut “karak”.

“Kosakata kita lebih banyak daripada bahasa Inggris,” lanjutnya.

Dengan nguri-uri bahasa Jawa tersebut, politisi PDI Perjuangan itu berharap anak-anak bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-sehari, yang akhirnya akan membentuk kepribadian yang lebih ‘njawani’.

“Siapa yang nguri-uri bahasa Jawa, maka akan luar biasa. Akan membentuk jiwa yang takzim, memahami tata krama, dan suba sita,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...
HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
KRONIK

Megawati Hadiri Pameran Foto Refleksi 30 Tahun Kudatuli

JAKARTA – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri menghadiri ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...