Minggu
31 Mei 2026 | 3 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deklarasi Rabu Bersahaja, Bupati Sugiri: Ini Pembelajaran Sekaligus Konservasi

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-05102023

PONOROGO – SMP Negeri 4 Ponorogo mendeklarasikan Rabu Bersahaja (berbusana dan berbahasa jawa). Hal tersebut dilakukan untuk melestraian budaya daerah sebagai warisan leluhur sekaligus identitas bangsa. Dengan Rabu Bersahaja, setiap hari Rabu, mulai dari murid, karyawan, hingga guru SMP Negeri 4 Ponorogo diwajibkan untuk berbahasa Jawa dan menggunakan busana Jawa.

Hadir dalam deklarasi Rabu Bersahaja tersebut Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, dan perwakilan sekolah.

“Saya ucapkan terima kasih bahwa SMP Negeri 4 mampu nguri-uri budaya adiluhung,” ujar Bupati Sugiri di Ponorogo, Rabu (4/10/2023).

Atas apa yang dilakukan SMP Negeri 4 Ponorogo itu, Bupati Sugiri mendorong sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang serupa, namun dengan konsep yang berbeda. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar para pelajar tidak lupa akan budaya Jawa.

“Ini bisa sambil pembelajaran sekaligus konservasi. Jadi, daya jual bahwa bahasa Jawa itu dahsyat, kaya akan makna,” jelasnya.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu pun membandingkan kosakata bahasa Jawa dengan bahasa Inggris. Dalam kosakata bahasa Inggris, nasi disebut “rice”, meskipun sudah berubah dalam bentuk apapun.

Sementara dalam kosakata bahasa Jawa, ada beberapa istilah untuk nasi. Saat masih di sawah disebut “pari”, saat dipanen dan dilepas dari tangkainya disebut “gabah”, setelah diselip (dipisahkan isi dari kulitnya) disebut “beras”, beras dimasak untuk dimakan disebut “sega”, nasi dijemur dan kering disebut “karak”.

“Kosakata kita lebih banyak daripada bahasa Inggris,” lanjutnya.

Dengan nguri-uri bahasa Jawa tersebut, politisi PDI Perjuangan itu berharap anak-anak bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-sehari, yang akhirnya akan membentuk kepribadian yang lebih ‘njawani’.

“Siapa yang nguri-uri bahasa Jawa, maka akan luar biasa. Akan membentuk jiwa yang takzim, memahami tata krama, dan suba sita,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...