Jumat
10 Juli 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Debat Kedua, Paslon Sugiri-Lisdyarita Paparkan Program Digitalisasi hingga MPP

PDIP-Jatim-Debat-Pilkada-Ponorogo-07112024

PONOROGO – KPU Kabupaten Ponorogo menggelar debat kedua Pilbup Ponorogo di Gedung Sasana Praja Ponorogo pada Rabu (6/11/2024) malam.

Debat dengan tema “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah” diikuti pasangan calon (paslon) Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru dan Sugiri Sancoko-Lisdyarita.

Kedua paslon pun saling memaparkan visi misi dan programnya apabila nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo.

Seperti disampaikan paslon nomor urut 02, Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RiLis), saat ditanya moderator perihal langkah-langkah dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang transparan.

Calon Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang juga bupati petahana, memaparkan programnya yang telah dijalankan ketika ia menjabat Bupati Ponorogo. Salah satunya dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ponorogo City Center (PCC).

“Digitalisasi sudah kami lakukan seperti mal pelayanan terpadu yang ada di PCC. Sambil menunggu pelayanan, orang bisa sambil ngopi,” ujar Sugiri.

Kang Giri, sapaan akrabnya, mengaku bahwa MPP memang tidak memiliki gedung sendiri karena kondisi fiskal yang sempit. Meski begitu, MPP yang terintegrasi dengan PCC itu mulai ada di eranya.

“Ini mal betulan, meski belum seperti yang diinginkan pemerintah. Kita nggak bangun dengan anggaran negara karena kami tidak cukup fiskal. Lalu bagaimana dengan fiskal yang sempit ini kami mampu bangun yang sesuai dengan mal,” paparnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan upaya untuk mendekatkan dan memberikan kemudahan kecepatan transformasi di semua sektor, yaitu dengan meningkatkan pelayanan melalui jemput bola di kecamatan atau desa untuk membuat izin usaha, NIB dan lain-lain.

“Meningkatkan pelayanan melalui jemput bola. Yang belum paham digitalisasi juga kami lakukan yang namanya pendidikan digitalisasi,” terangnya.

“Perlunya mobil keliling untuk memberikan pelayanan kependudukan untuk bikin akte kelahiran dan lain-lain,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lumajang dan FKUB Perkuat Kolaborasi, Rawat Kerukunan demi Stabilitas Daerah

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Rutin Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 sebagai aksi sosial untuk ...
LEGISLATIF

Eko Herdiyanto Kawal Pembaruan Data Bansos di Kota Malang agar Tepat Sasaran

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto akan mengawal pembaruan data bansos dan mendorong verifikasi ...