Selasa
25 Agustus 2026 | 6 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Debat Kedua, Paslon Sugiri-Lisdyarita Paparkan Program Digitalisasi hingga MPP

PDIP-Jatim-Debat-Pilkada-Ponorogo-07112024

PONOROGO – KPU Kabupaten Ponorogo menggelar debat kedua Pilbup Ponorogo di Gedung Sasana Praja Ponorogo pada Rabu (6/11/2024) malam.

Debat dengan tema “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah” diikuti pasangan calon (paslon) Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru dan Sugiri Sancoko-Lisdyarita.

Kedua paslon pun saling memaparkan visi misi dan programnya apabila nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo.

Seperti disampaikan paslon nomor urut 02, Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RiLis), saat ditanya moderator perihal langkah-langkah dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang transparan.

Calon Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang juga bupati petahana, memaparkan programnya yang telah dijalankan ketika ia menjabat Bupati Ponorogo. Salah satunya dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ponorogo City Center (PCC).

“Digitalisasi sudah kami lakukan seperti mal pelayanan terpadu yang ada di PCC. Sambil menunggu pelayanan, orang bisa sambil ngopi,” ujar Sugiri.

Kang Giri, sapaan akrabnya, mengaku bahwa MPP memang tidak memiliki gedung sendiri karena kondisi fiskal yang sempit. Meski begitu, MPP yang terintegrasi dengan PCC itu mulai ada di eranya.

“Ini mal betulan, meski belum seperti yang diinginkan pemerintah. Kita nggak bangun dengan anggaran negara karena kami tidak cukup fiskal. Lalu bagaimana dengan fiskal yang sempit ini kami mampu bangun yang sesuai dengan mal,” paparnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan upaya untuk mendekatkan dan memberikan kemudahan kecepatan transformasi di semua sektor, yaitu dengan meningkatkan pelayanan melalui jemput bola di kecamatan atau desa untuk membuat izin usaha, NIB dan lain-lain.

“Meningkatkan pelayanan melalui jemput bola. Yang belum paham digitalisasi juga kami lakukan yang namanya pendidikan digitalisasi,” terangnya.

“Perlunya mobil keliling untuk memberikan pelayanan kependudukan untuk bikin akte kelahiran dan lain-lain,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...