Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Praktik Korupsi di Surabaya, DPRD Bangun Sinergi dengan KPK

PDIP-Jatim-Adi-Sutarwijono-15102024
Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko (kiri) bersama Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono (kanan) sesuai rapat koordinasi di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (14/10/2024).

SURABAYA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama DPRD Surabaya sepakat jalin sinergi guna memberantas korupsi di Kota Pahlawan. Langkah tersebut diawali dengan rapat koordinasi dan supervisi yang digelar di ruang paripurna, Senin (14/10/2024).

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan bahwa kunjungan KPK menjadi pengingat untuk terus menjaga integritas dalam mengawal kebijakan.Terlebih, Kota Pahlawan terbukti berhasil menjaga tranparansi lewat beberapa indikator KPK, yakni MCP, SPI dan LHKPN.

Surabaya meraih skor 97 pada monitoring center for prevention (MCP), lalu survei penilaian integritas (spi) 2023 terkait level resiko berada di angka 79, 6 atau terjaga, dan DPRD Surabaya menjadi instansi yang tingkat kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) mencapai 91,54 persen.

“Korupsi yang sama-sama kita cegah dengan melakukan pengawasan, hak budgeting dan legislasi karena kami mitra kerja Pemkot Surabaya,” ujar Awi, sapaan akrabnya, saat ditemui usai rakor.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu pun menegaskan, proses penganggaran di DPRD akan dikawal, termasuk pokok pikiran (pokir) agar pertanggungjawaban kerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Pokir kita sepakati berlaku di DPRD Surabaya. Jadi, usulan melalui hasil reses dimasukkan, lalu tidak kita urusi lagi, yang mengerjakan adalah Pemkot Surabaya sehingga pertanggungjawaban pekerjaan itu betul-betul diperjelas bagi warga Surabaya,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko, turut mengungkapkan keinginannya bersinergi dengan DPRD Surabaya. Menurutnya, DPRD dapat menjadi motor pencegahan di lingkup pemerintah daerah.

“Mereka jadi motor bagi pencegahan di pemda. Kami harap peran serta bersama DPRD melakukan pencegahan di lingkungan pemda,” ucapnya.

“Kita roadshow ke DPRD agar tidak terjadi seperti yang sebelumnya. Saya harap Kota Surabaya bisa jadi best practice untuk daerah lain,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...