Rabu
22 Juli 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cak Eri: Pelayanan Publik Harus di Kelurahan

pdip-jatim-eri-kertajaya-210521-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal menjadikan kantor kelurahan sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik kepada masyarakat.

Keinginannya dia sampaikan di sela kegiatan “Cak Eri Ngantor di Kelurahan”, di kantor Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jumat (21/5/2021) petang.

Pria yang akrab disapa Cak Eri tersebut memang memiliki keinginan untuk menjadikan kelurahan sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat Surabaya.

Untuk itu, Eri minta pelayanan yang sudah diberikan kelurahan harus terus dikembangkan dan disosialisasikan agar seluruh masyarakat dapat menikmatinya.

“Sehingga semua warga bisa merasakan pelayanan publik dan nyaman di kelurahan. Itu yang memang akan kita pastikan di seluruh wilayah Kota Surabaya, pelayanan publik harus di kelurahan,” kata Eri.

Sebagai kota dengan skala ekonomi terbesar kedua di Indonesia, terang Eri, Surabaya membutuhkan inovasi dalam hal pelayanan publik yang serba cepat dan responsif, sebagaimana karakteristik wilayah metropolitan.

Menyadari keadaan tersebut, pihaknya berkomitmen akan selalu memberikan pelayanan terbaik dan akan terus meningkatkan kemampuan dari petugas kelurahan, kecamatan, maupun dinas.

Semua itu demi kenyamanan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Pemerintah Kota Surabaya.

“Karena itu, saya berharap warga Surabaya ketika ada masalah langsung datang saja. Sehingga bisa menjelaskan masalahnya apa, bisa dieksekusi dan langsung dicarikan solusinya,” tegas kader Banteng ini.

Sementara itu, program “Cak Eri Ngantor di Kelurahan” yang dimulai hari ini, sebagai realisasi janjinya pada saat kampanye Pilkada lalu untuk berkantor di kelurahan. Kegiatan ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Dia menceritakan pengalaman yang dialaminya selama berkantor di Kelurahan Kertajaya kepada wartawan. Salah satunya ketika ia menemui warga yang hendak membuat akta waris, namun nama di KTP, KK, surat keterangan lahir, dan ijazah berbeda.

“Akhirnya kakaknya datang kesini bawa berkas dan menyampaikan ke saya, Pak Wali terima kasih kalau di Surabaya langsung jadi KTP-nya,” beber Eri. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Dorong Standar Ketat Penyelenggaraan Event Olahraga

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta pemerintah daerah dan penyelenggara memperketat ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Ingatkan Anggota Dewan Jaga Integritas dan Marwah Lembaga

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengingatkan seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, ...
KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...