Kamis
16 Juli 2026 | 3 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bus Mogok, Pemudik Lelah, Posko PDIP Kota Madiun Jadi Tempat Harapan

pdip jatim 260321 posko kota madiun 1

MADIUN – Tidak semua perjalanan mudik berjalan mulus. Ada yang harus berhenti karena kendaraan mogok, ada yang nyaris tumbang karena kelelahan, bahkan ada yang panik di tengah jalan.

Di saat-saat seperti itulah, posko mudik Kota Madiun menjadi tempat pertama yang dicari—dan para relawan di dalamnya, menjadi penolong tanpa banyak tanya.

Di Posko Mudik Gotong Royong DPC PDI Perjuangan Kota Madiun yang berlokasi di depan Terminal Purboyo, cerita-cerita itu datang hampir setiap hari. Bagi Cornelius Sudarto dan rekan-rekannya yang berjaga di posko, membantu pemudik bukan sekadar tugas, tetapi panggilan yang dijalani dengan keikhlasan.

“Kalau duka, saya tidak terlalu merasakan. Justru lebih banyak sukanya karena kami sudah terbiasa dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Suatu waktu, sebuah bus mogok di pintu masuk terminal. Posisi kendaraan yang menghalangi jalur sempat berpotensi memicu kemacetan. Tanpa menunggu lama, relawan bersama petugas terminal dan warga sekitar langsung turun tangan.

Mereka mendorong bus itu bersama-sama, memecah kebuntuan di tengah arus kendaraan yang terus bergerak.

Di momen lain, seorang pemudik asal Bali yang hendak menuju Pacitan datang dalam kondisi kelelahan. Wajahnya letih, langkahnya berat.

Posko menjadi tempatnya berhenti.
Relawan menyambut, menyiapkan makanan untuk berbuka, sekaligus memberi ruang untuk beristirahat. Perlahan, tenaga yang sempat terkuras kembali pulih.

“Kami bantu semampunya, yang penting mereka bisa lanjut perjalanan dengan lebih nyaman,” kata Cornelius.

Cerita tak berhenti di situ. Hal-hal kecil pun kerap menjadi bagian dari pelayanan. Seorang anak kecil yang rewel di perjalanan sempat membuat suasana tidak kondusif.

Namun di tangan para relawan, tangis itu berubah menjadi tawa.
Mereka mengajak bermain, menghibur, hingga suasana kembali hangat.

“Hal-hal kecil seperti itu justru yang membuat kami merasa senang. Bisa membantu orang lain secara langsung,” tambahnya.

Di balik semua itu, ada pengorbanan yang sering tak terlihat. Para relawan tetap menjalani pekerjaan utama. Cornelius, misalnya, tetap mengajar sebagai guru sebelum bergabung menjaga posko di malam hari.

Namun mereka punya satu kesamaan: saling menguatkan.

“Yang penting saling pengertian. Siapa yang longgar waktunya, itu yang datang membantu,” tuturnya.

Bagi mereka, posko mudik bukan sekadar tempat singgah. Ia adalah ruang kemanusiaan—tempat di mana perjalanan yang sempat terhenti bisa kembali dilanjutkan.

“Selama kami mampu membantu, pasti kami lakukan. Ini bagian dari pengabdian,” pungkasnya.

Di Kota Madiun, mungkin posko itu tampak sederhana. Tapi bagi para pemudik, di sanalah harapan sering kali ditemukan kembali. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...