Selasa
04 Agustus 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Kukuhkan Ribuan Penghafal Al-Qur’an, Berharap Tumbuh Generasi Berkualitas

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-21052025

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengukuhkan ribuan pelajar hafidz. Mereka adalah pelajar SMP se-Kabupaten Ponorogo yang lulus tahfidz Al-Quran hingga 30 juz.

Asesmen pembelajaran itu digelar di Pendopo Agung Ponorogo, pada Rabu (21/5/2025),  yang nampak diwarnai nuansa putih bersih.

Suasana pengukuhan itu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, terutama saat perwakilan pelajar sungkem kepada orang tuanya kemudian memasangkan mahkota.

Bupati Sugiri mengungkapkan, pengukuhan ini sudah digelar di tahun keempat, yang kemungkinan di tahun-tahun berikutnya akan semakin banyak tahfidz dari pelajar SMP. Menurutnya, penguatan karakter berbasis agama itu penting untuk membentengi anak-anak di masa yang akan datang.

“Al-Quran untuk panduan hidup karena berisi perintah, penuh dengan contoh-contoh kehidupan yang baik. Maka anak-anak ketika dibentengi dengan hafal Al-Quran tidak hanya menjadi tahfidz saja. Tapi dia juga memahami asbabun nuzul, tafsir, sehingga hidupnya akan lempeng pasti dituntun Al-Quran,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Dengan program tersebut, Kang Giri, sapaan akrabnya, berharap mereka bisa menjadi generasi yang berkualitas, yang hidup berlandaskan tuntunan Al-Quran sebagai bekal di dunia dan di akhirat.

“Berbisnis ada di Al-Quran, bertani ada di Al-Quran, maka cara yang paling gagah berani hadapi dunia, dengan cara hafal Al-Quran; memahami isinya dan melaksanakannya. Itu jaminan masa depan di dunia dan akhirat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengungkapkan, asesmen pembelajaran diikuti 4.217 pelajar SMP yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Dengan rincian, hafidz 1 juz 3295 siswa, hafid 2 juz 567 siswa, hafidz 3 juz 80 siswa, hafidz 4 juz 68 siswa, hafidz 5 juz 58 siswa, hafidz 6 sampai dengan 10 juz ada 76 siswa, hafidz 11 sampai dengan 15 Juz ada 34 siswa, hafidz 16 sampai 20 juz ada 6 siswa, hafidz 21 sampai dengan 25 juz ada 8 siswa, hafidz 30 juz 3 orang.

“Tugas kami memang untuk cetak generasi muda yang cerdas, terampil, pembentukan karakter yang pertama,” ujar Nurhadi.

“Bagi yang non-muslim kita laksanakan kegiatan moderasi keagamaan setiap tahun untuk memastikan layanan pendidikan tidak boleh diskriminatif,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...