Sabtu
17 Oktober 2026 | 12 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Lukman Tinjau RDU, Siap Tambah Kapasitas Pengolahan Sampah

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-25112025

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau operasional Rumah Daur Ulang (RDU) pengolahan sampah di Jl. Letnan Sunarti, Bangkalan, Senin (24/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan optimal sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menata sistem persampahan.

Menurut Lukman, beberapa waktu lalu sempat terjadi penumpukan sampah di sekitar RDU akibat keterbatasan kapasitas pengolahan. Namun kondisi tersebut kini telah teratasi.

Volume sampah di Bangkalan, kata dia, mencapai 120 ton per hari, jauh lebih besar dibanding kemampuan pengolahan yang dimiliki fasilitas saat ini. RDU hanya mampu mengolah 10–12 ton sampah per hari, sementara Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) menampung 50–60 ton per hari.

“Per hari sampah yang ada di Bangkalan mencapai 120 ton, sedangkan RDU mampu mengolah 10–12 ton, sementara TPST 50–60 ton per hari,” ujar Lukman.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berencana meningkatkan kapasitas RDU yang sudah beroperasi serta menambah titik RDU baru di sejumlah lokasi strategis.

“Kami berencana menambah kapasitas pengolahan di RDU yang ada sekarang, dan ke depan juga akan menambah RDU di beberapa titik,” tutur Lukman.

“Dengan begitu, penguraian sampah bisa lebih merata dan tidak terjadi penumpukan,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Ia menambahkan, inovasi pengolahan sampah seperti RDU dan penguatan konsep TPS 3R menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Bangkalan. Pemkab, tambah dia, juga mendorong penerapan sistem tersebut hingga tingkat kecamatan dan desa agar penanganan sampah dilakukan sejak dari sumbernya.

“Saya harap konsep ini bisa dijalankan di tingkat kecamatan maupun desa, sehingga sampah dapat ditangani dari tingkatan paling bawah,” terangnya.

Selain menekan volume sampah, RDU dinilai memiliki nilai ekonomis. Sampah anorganik dapat diolah menjadi briket sebagai energi alternatif, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos.

Lukman mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Masih ada warga yang membuang sampah sembarangan, meski bak sampah telah disediakan. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...