Selasa
01 September 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Lukman Tinjau RDU, Siap Tambah Kapasitas Pengolahan Sampah

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-25112025

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau operasional Rumah Daur Ulang (RDU) pengolahan sampah di Jl. Letnan Sunarti, Bangkalan, Senin (24/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan optimal sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menata sistem persampahan.

Menurut Lukman, beberapa waktu lalu sempat terjadi penumpukan sampah di sekitar RDU akibat keterbatasan kapasitas pengolahan. Namun kondisi tersebut kini telah teratasi.

Volume sampah di Bangkalan, kata dia, mencapai 120 ton per hari, jauh lebih besar dibanding kemampuan pengolahan yang dimiliki fasilitas saat ini. RDU hanya mampu mengolah 10–12 ton sampah per hari, sementara Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) menampung 50–60 ton per hari.

“Per hari sampah yang ada di Bangkalan mencapai 120 ton, sedangkan RDU mampu mengolah 10–12 ton, sementara TPST 50–60 ton per hari,” ujar Lukman.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berencana meningkatkan kapasitas RDU yang sudah beroperasi serta menambah titik RDU baru di sejumlah lokasi strategis.

“Kami berencana menambah kapasitas pengolahan di RDU yang ada sekarang, dan ke depan juga akan menambah RDU di beberapa titik,” tutur Lukman.

“Dengan begitu, penguraian sampah bisa lebih merata dan tidak terjadi penumpukan,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Ia menambahkan, inovasi pengolahan sampah seperti RDU dan penguatan konsep TPS 3R menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Bangkalan. Pemkab, tambah dia, juga mendorong penerapan sistem tersebut hingga tingkat kecamatan dan desa agar penanganan sampah dilakukan sejak dari sumbernya.

“Saya harap konsep ini bisa dijalankan di tingkat kecamatan maupun desa, sehingga sampah dapat ditangani dari tingkatan paling bawah,” terangnya.

Selain menekan volume sampah, RDU dinilai memiliki nilai ekonomis. Sampah anorganik dapat diolah menjadi briket sebagai energi alternatif, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos.

Lukman mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Masih ada warga yang membuang sampah sembarangan, meski bak sampah telah disediakan. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Ultimatum Pengelola Parkir: Masih Terima Tunai, Jukir hingga Pejabat Dishub Diganti

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan ultimatum keras terhadap pengelolaan parkir di Kota Pahlawan. ...
KRONIK

DPRD Jember Khawatir Artefak Sejarah Hilang, Minta Data Cagar Budaya Diperbarui

JEMBER – DPRD Jember mengkhawatirkan benda dan situs bersejarah di daerah itu hilang sebelum sempat dilindungi ...
KRONIK

Mbak Nia Kunjungi Stan MNV, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengunjungi sejumlah stan pelaku usaha dalam ...
KABAR CABANG

Pelajar dan Mahasiswa di Lumajang Ikuti Lomba Pidato dan Baca Puisi di Kantor DPC PDI Perjuangan

LUMAJANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang diwarnai dengan ajang ...
LEGISLATIF

Lindungi Warga, DPRD Surabaya Minta Data Bantuan Fokus ke Daerah

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Pusat memberi kewenangan otonomi daerah dalam pengelolaan data ...
MILANGKORI

Hambeging Bumi, Ketika Hari Jadi Trenggalek Mengajak Warganya Kembali Bersahabat dengan Alam

Hari Jadi ke-832 Trenggalek mengusung tema Hambeging Bumi. Beragam kegiatan, dari kirab pusaka hingga menjaga ...