Senin
15 Juni 2026 | 1 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Tinjau Banjir dan Longsor di Dua Kecamatan, Siapkan Langkah Pencegahan

PDIP-Jatim-Ipuk-di-Lokasi-Banjir-25112025

BANYUWANGI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Banyuwangi selatan, pada Sabtu (22/11/2025) sore, menyebabkan banjir di sejumlah tempat. Ada enam desa yang ada di Kecamatan Siliragung dan Kecamatan Pesanggaran terdampak.

Desa yang terdampak ada empat desa berada di Kecamatan Siliragung, yakni Buluagung, Siliragung, Semporejo, dan Kesilir. Dua desa lainnya di Kecamatan Pesanggaran, yaitu Sumberagung dan Sumbermulyo.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, segera melakukan sejumlah tindakan. “Intensitas hujannya memang tinggi ratusan rumah warga tergenang,” ujar Ipuk saat datang ke lokasi banjir, pada Minggu (23/11/2025).

Ia mendatangi sejumlah rumah warga. Salah satunya rumah milik Madori (44) di Dusun Krajan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Dapurnya rusak imbas pondasinya tergerus banjir.

Selain mengupayakan perbaikan bangunan warga yang rusak, Ipuk juga menyerahkan bantuan sembako yang dibutuhkan warga terdampak.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meninjau SDN 3 Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang terdampak banjir. Pasca kejadian, para siswa dan guru dibantu petugas gabungan dari Pemkab Banyuwangi melakukan pembersihan.

“Memang permasalahanya ada di drainase dan juga ada di sungai,” tutur Ipuk.

Ipuk memerintahkan kepada BPBD dan Dinas PU Pengairan Banyuwangi untuk segera melakukan intervensi yang terukur. Salah satunya dengan normalisasi sungai.

“Saya perintahkan dinas terkait untuk membersihkan semua drainase yang ada di pinggir jalan (lokasi terdampak banjir), agar alirannya lancar ketika hujan,” jelasnya.

Selain itu, Ipuk juga ke titik longsoran di Gunung Gamping. Sejak pagi warga bersama petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama BPBD, dan Dinas PU Pengairan melakukan pembersihan di lokasi.

Laporan dari BPBD, di Gunung Gamping ini sudah terjadi longsoran berulang. Karena lahan yang dulunya berupa tanaman keras, sekarang ditanami pohon pisang.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak perhutani, segera akan ditanam lagi tanaman keras. Sehingga nanti bisa menguatkan lagi struktur tanahnya yang ada di sini,” terangnya.

Kapela pelaksana BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto, menambahkan, ada 739 KK terdampak banjir di enam desa tersebut.

“Hanya satu rumah yang dapurnya ambruk. Lainnya terdampak genangan air yang masuk ke dalam rumah. Tim gabungan telah membantu melakukan pembersihan pasca banjir, termasuk penanganan longsor di Gunung Gamping,” kata Danang. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto: Tuntutan Reformasi Jilid 2 Perlu Jadi Alarm bagi Demokrasi

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai tuntutan Reformasi Jilid 2 yang disuarakan mahasiswa perlu ...
KRONIK

Budi Kanang Minta Pemerintah Evaluasi Prioritas APBN

JAKARTA –  Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono Kanang, meminta pemerintah mengevaluasi kembali ...
KABAR CABANG

Menjaga Api Perjuangan Bung Karno dari Kota Madiun

MADIUN – Malam mulai turun di Kota Madiun, Minggu (14/6/2026). Namun, semangat para kader PDI Perjuangan yang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Gelar ‘Gowes’ Bareng Ribuan Warga Surabaya

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar kegiatan “Kelana Bung Karno: Politik Membawa Kebermanfaatan, ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan SMA Dharma Wanita 1 Pare Tetap Khusus Anak Desil 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school khusus ...
KRONIK

Hasto: Negara dan Parpol Harus Kembali Meneladani Ajaran Bung Karno

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak negara dan partai politik kembali meneladani ajaran Bung Karno ...