Selasa
08 September 2026 | 6 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Prioritaskan Kantor Pelayanan Publik Ramah Lansia dan Disabilitas

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-05092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

BANYUWANGI – Kantor pelayanan publik di Banyuwangi kini didorong untuk makin ramah terhadap warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas.

Seperti Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi, yang dilengkapi pagar pegangan untuk lansia, guiding block, kursi roda, alat bantu dengar, tongkat, dan loket khusus untuk lansia dan disabilitas. Selain itu, juga dilengkapi ruang laktasi dan tempat bermain anak.

“Bahkan juga dilengkapi dengan petugas yang akan membantu dan bisa menggunakan bahasa isyarat. Terima kasih BPN,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan Kantor BPN Inklusif di Kantor BPN Banyuwangi, Singotrunan, Kamis, (5/9/2024).

Ipuk berharap, dengan fasilitas yang disediakan, kantor BPN inklusif bisa diakses lansia dan teman disabilitas dengan mudah dan nyaman.

Ia menceritakan, sejak menjabat, dirinya memprioritaskan agar kantor-kantor pelayanan publik, seperti MPP (Mal Pelayanan Publik), OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kelurahan, kecamatan, serta ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi dibangun dengan konsep ramah difabel dan lansia.

Selain itu, pemkab juga menggulirkan berbagai program pro-difabel. Seperti di bidang pendidikan, ada program Agage Pintar yang mewajibkan sekolah menerima pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK) hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel yang berprestasi.

Ipuk menambahkan, pemkab juga rutin menggelar “Festival Kita Bisa” sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat mereka.

Untuk pemenuhan hak sipil, digulirkan pula program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.

“Tak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir, kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi,” jelas Ipuk.

“Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja untuk mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel,” tandas politisi PDI Perjuangan itu. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...
KRONIK

Widarto Tolak Utang Rp786 Miliar, Warga Hadiahi Tumpeng

JEMBER – Sepotong tumpeng dibawa warga ke gedung DPRD Jember pada Senin (7/9/2026). Tumpeng tersebut untuk ...
LEGISLATIF

DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, Porsi Sektor Infrastruktur Terbesar

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Kabupaten Magetan resmi ...
LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...