Kamis
29 Oktober 2026 | 8 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Kerahkan Fasilitas Bantu Evakuasi Penumpang KMP Tunu Putra Jaya

PDIP-Jatim ASDP Banyuwangi 03072025

BANYUWANGI – Tenggelamnya Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Tunu Putra Jaya dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana pada Rabu malam (2/7/2025) masih dalam proses penanganan. Berbagai pihak terlibat aktif untuk melakukan penyelamatan hingga evakuasi korban.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terlibat penuh dalam proses penanganan tersebut.

“Kami turut bela sungkawa atas tenggelamnya Kapal KMP Tunu Pratama Jaya. Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan yang dalam perawatan segera diberi kesembuhan,” ujar Ipuk, Kamis (3/7/2025).

“Seluruh jajaran Pemkab Banyuwangi yang terkait turut aktif dalam penanganan tragedi ini,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini.

Ipuk mensiagakan sejumlah sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Sejak semalam sejumlah armada ambulance sudah bersiaga. RSUD Blambangan juga telah menyiapkan ruang khusus bagi para korban yang membutuhkan tindakan medis. Tenaga kemanusiaan di bawah BPBD Banyuwangi dan Tagana Dinsos Banyuwangi juga turut aktif membantu tim evakuasi.

“Bersamaan itu, pemkab juga telah melakukan asesmen awal atas korban meninggal guna memastikan penanganan yang tepat. Mulai dari pendampingan psikologis hingga bantuan untuk keluarga,” terangnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan bantuan makanan untuk membantu logistik tenaga relawan maupun keluarga korban yang berkumpul di Pelabuhan Ketapang.

Seperti diketahui, saat ini telah disiagakan tiga pos pemantau proses penanganan korban tenggelam KMP Tunu Putra Jaya. Selain di Pelabuhan Ketapang sendiri, juga diaktif pos di Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Boom.

Hingga berita ini ditulis pukul 10.00, telah teridentifikasi 30 korban selamat dari 65 penumpang dan crew yang tercatat di manifest. Terdiri dari empat crew dan sisanya penumpang.

Sedangkan korban meninggal terdata empat orang. Di antaranya adalah para penumpang atas nama Anang Suryono (59), Eko Sastriyo (51), dan Cahyani (45), serta seorang penjaga kantin kapal atas nama Elok Rumantini (34). Korban meninggal tersebut saat ini masih berada di RSUD Negara, Jembrana, Bali. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...
HEADLINE

Gelar Berani Berkomedi, PDIP Jatim Dorong Anak Muda Berani Kritik Sosial dan Politik

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong generasi muda lebih berani mengangkat persoalan sosial dan politik ...