Sabtu
13 Juni 2026 | 7 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Kembali Minta ke BBPJN Jawa-Bali agar Jalur Gumitir Tak Ditutup Total

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-25072025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kembali meminta kepada Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali agar jalur Gumitir tidak ditutup total. Apalagi melihat kemacetan parah di jalur Situbondo-Banyuwangi akibat pembatasan operasional kapal oleh otoritas pelabuhan di bawah Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Jalur strategis Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi-Jember dijadwalkan ditutup total mulai hari Kamis (24/7/2025) hingga 24 September 2025, untuk proses perbaikan besar yang dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

“Kami kembali memohon agar kepada balai besar agar jalur Gumitir tidak ditutup total, karena jalur ini menjadi alternatif saat terjadi kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Dampaknya telah dirasakan saat ini,” ujar Ipuk, usai menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda membahas kemacetan Pelabuhan Ketapang dan penutupan jalur Gumitir, Kamis (24/7/2025).

Ipuk menegaskan Pemkab Banyuwangi tidak menolak adanya perbaikan jalan di jalur Gumitir. Hanya ia meminta agar ada pola kerja yang bisa dilakukan tanpa menutup total jalan sepenuhnya.

“Kami bukan menolak. Namun kami minta ada skema lain, jangan sampai ditutup 100 persen karena dampaknya sangat signifikan. Dan itu sudah terjadi,” jelas Ipuk.

Saat ini, dampak tersebut telah dirasakan. Terjadi kemacetan parah di jalur Situbondo-Banyuwangi bahkan hingga Hutan Baluran. Kendaraan terutama truk-truk besar terhenti jalur Pantura Situbondo.

Kemacetan telah berlangsung beberapa hari akibat pembatasan angkutan di Pelabuhan Ketapang akibat pemeriksaan kelaikan kapal oleh otoritas pelabuhan Kementerian Perhubungan, namun kian parah dengan ditutupnya jalur Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi-Jember dan menjadi jalur alternatif selama ini.

Ipuk mengusulkan, sistemnya dibuat buka tutup dengan memprioritaskan kendaraan kecil dan kendaraan roda dua. Sementara untuk kendaraan berkapasitas besar, politisi PDI Perjuangan ini mempersilakan apabila kendaraan tersebut dilewatkan jalur alternatif lainnya, misalnya melewati Situbondo

“Secara lisan kami sudah meminta kepada Kemenhub agar ada bantuan kapal di Pelabuhan Ketapang. Kami juga secepatnya meminta secara tertulis,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...
KABAR CABANG

Pagelaran Wayang “Wahyu Pancasila” Diserbu Ribuan Warga Bumi Bung Karno 

Ribuan warga memadati pagelaran wayang kulit “Wahyu Pancasila” di Kelurahan Kaweron, Talun, Blitar. Guntur Wahono ...
KRONIK

Evaluasi Layanan Haji 2026, Hj. Ansari Soroti Fasilitas Hotel dan Transportasi

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, memberikan sejumlah catatan kritis terkait penyelenggaraan ...
SEMENTARA ITU...

Majelis Ngadem Kedungadem Ngaji Pemikiran Bung Karno

BOJONEGORO – Keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan menjadi tema utama dalam Kajian Majelis ...
HEADLINE

Said Abdullah: Eksistensi Partai Ditentukan Kehadiran Kader di Tengah Rakyat

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan eksistensi partai ditentukan oleh kehadiran kader di ...