Kamis
10 September 2026 | 8 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

PDIP-Jatim-Papua-Tengah-vs-Sulsel-15082026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan, pada Sabtu (15/8/2026). Dua gol kemenangan Papua Tengah dicetak Melkias Olua dan Juniarto Yohanis pada babak pertama.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang untuk mendapatkan keunggulan lebih dulu.

Banteng Papua Tengah berhasil membuka keunggulan pada menit ke-9. Melkias Olua sukses memanfaatkan crossing dari Charles George Rumaropen untuk menjebol gawang Banteng Sulawesi Selatan.

Tertinggal satu gol, Banteng Sulawesi Selatan berusaha meningkatkan tekanan. Namun, justru lini belakang mereka melakukan kesalahan yang mampu dimanfaatkan Banteng Papua Tengah.

Juniarto Yohanis mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29 setelah memanfaatkan blunder pertahanan lawan. Papua Tengah pun unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Banteng Sulawesi Selatan tampil lebih agresif. Serangan banyak dibangun melalui sisi kanan dan beberapa kali menghasilkan peluang berbahaya.

Namun, usaha tersebut belum membuahkan gol. Penjaga gawang Banteng Papua Tengah, Nur Ally, tampil cukup solid untuk mengamankan gawangnya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan. Banteng Papua Tengah pun mengamankan tiga poin dari pertandingan tersebut.

Charles George Rumaropen yang terpilih sebagai Man of the Match (MOTM) mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya.

“Untuk pertandingan malam ini saya sangat bersyukur karena dikasih kekuatan sama Tuhan untuk bisa meraih 3 poin,” ujar Charles.

Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Banteng Papua Tengah untuk menatap pertandingan berikutnya.

“Menurut saya sangat positif buat tim saya untuk bisa meraih tiga poin dan kami optimis untuk tetap menuju ke semifinal atau final,” katanya.

Sementara itu, Assistant Head Coach Banteng Papua Tengah, Moses Banggo, mengapresiasi perjuangan para pemain. Ia bersyukur timnya mampu mendapatkan poin maksimal dalam pertandingan yang berlangsung melelahkan tersebut.

“Yang pertama kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena bisa mendapatkan poin maksimal pertandingan malam ini, pertandingan yang melelahkan dan lawan bermain baik,” kata Moses.

Ia menilai para pemain mampu menjalankan strategi dan taktik yang telah disiapkan sebelum pertandingan.

“Anak-anak juga menerapkan strategi taktik yang kita siapkan untuk menghadapi mereka dan kita bisa mendapatkan hasil. Saya tetap apresiasi karena lawan ladeni kita dengan permainannya baik juga,” ujarnya.

Meski meraih kemenangan, Moses menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah kontrol emosi pemain dan kesalahan individu dalam permainan.

“Yang perlu diperbaiki seperti biasa anak-anak ini mudah terpancing untuk emosi, juga masih banyak kesalahan-kesalahan individu seperti passing, penguasaan bola yang kurang tenang. Itu yang mungkin nanti akan kita benahi, juga sistem bermain kita yang sedikit goyang di akhir babak pertama tadi,” jelasnya.

Moses juga mengungkapkan, timnya menerapkan pendekatan berbeda dibandingkan dua pertandingan sebelumnya. Banteng Papua Tengah tidak langsung melakukan pressing secara agresif, melainkan lebih menunggu momen untuk memanfaatkan kelemahan pertahanan lawan.

“Khusus pertandingan hari ini memang kita sedikit mengbah cara bermain kita, game model, game plan kita lakukan tidak seperti dua pertandingan sebelumnya. Kita langsung pressing di area pressing satu per satu, tapi kita menunggu karena memanfaatkan lengahnya lawan,” tuturnya.

Ia menyebut, tim pelatih sebelumnya telah menganalisis kelemahan Banteng Sulawesi Selatan yang dinilai berada di area belakang garis pertahanan.

“Kami amati dan analisa bahwa lawan punya kelemahan di line defense, di belakang line defense, di belakang garis pertahanan itu kelemahan mereka,” kata Moses.

Strategi tersebut kemudian diterapkan dengan cara memancing pemain lawan keluar dari posisinya dan menyerang ruang yang ditinggalkan.

“Kita memancing mereka keluar karena mereka punya posisi yang kami berusaha rebut dan masuk lewat sisi-sisi yang mereka tinggalkan di belakang,” ujarnya.

Selain mengapresiasi penampilan tim, Moses juga memberikan pujian terhadap penyelenggaraan Soekarno Cup 2026. Menurutnya, fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tim sangat baik.

“Fasilitas yang disediakan sangat baik. Kami mendapatkan fasilitas dan juga kenyamanan, koordinasi yang baik juga dengan pihak panitia penyelenggara. Apapun yang kami butuhkan disiapkan. Bus tidak pernah terlambat, lapangan latihan oke,” katanya.

“Kami apresiasi sekali untuk penyelenggaraan Soekarno Cup kali ini, terutama kerja keras panpel lokal dan juga panpel nasional,” sambung Moses.(Gio/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...