Minggu
16 Agustus 2026 | 10 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

pdip jatim 260816 nh bringinan 1

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi yang bisa direplikasi desa lain.

PONOROGO – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, mendorong pengembangan pisang Cavendish di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi yang bisa direplikasi desa-desa lain.

Menurut Novita, inovasi ekonomi tidak selalu harus dimulai dengan program besar dan anggaran yang besar pula. Potensi lahan yang tersedia di desa, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

“Kalau ini bisa ditularkan dan dilaksanakan di desa-desa lain, tentu dapat menjadi salah satu pintu kebangkitan ekonomi Kabupaten Ponorogo,” tegas Novita saat mengunjungi Desa Bringinan, Sabtu (15/8/2026) malam.

Novita mengapresiasi inovasi Pemerintah Desa Bringinan yang mengembangkan budidaya pisang Cavendish sejak 2024. Dengan dukungan anggaran desa yang relatif terbatas, program tersebut mulai memberikan hasil dan dirasakan masyarakat.

Ia bahkan memberikan dukungan bibit kepada warga untuk memperluas pengembangan komoditas tersebut.

“Dengan anggaran desa yang terbatas, Mbah Barno mampu menghadirkan gagasan yang segar dan out of the box. Pisang Cavendish menjadi salah satu solusi pemberdayaan di tengah kondisi ekonomi, sosial, dan politik hari ini,” ujar Novita.

Menurut dia, kekuatan program tersebut justru terletak pada kesederhanaannya. Warga tidak harus memiliki lahan luas untuk memulai. Beberapa batang pisang yang dirawat secara produktif sudah dapat menjadi sumber tambahan penghasilan ketika memasuki masa panen.

“Yang kita dorong bukan sekadar menanam pisang, tetapi bagaimana masyarakat memiliki sumber ekonomi yang tumbuh dari desa, dikelola oleh warga, dan manfaatnya kembali kepada keluarga serta lingkungan sekitar,” katanya.

Dari Lahan Desa Menjadi Pendapatan Keluarga

Kepala Desa Bringinan, Barno, menjelaskan budidaya pisang Cavendish mulai dikembangkan pada 2024. Pemerintah desa kala itu mengalokasikan sekitar Rp3,5 juta untuk pengadaan benih.

Program kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kepada masyarakat agar warga tidak sekadar menerima bibit, tetapi memahami cara mengembangkan tanaman hingga menghasilkan.

Konsepnya dibuat sederhana. Warga cukup menanam sekitar dua hingga lima batang pisang di lahan yang tersedia untuk memulai.

Kini, tanaman yang dikembangkan warga mulai berbuah dan menghasilkan tambahan pendapatan bagi keluarga.

“Alhamdulillah di Bringinan berhasil. Dengan adanya program ini, ekonomi keluarga ikut meningkat,” ujar Barno.

Pengembangan Cavendish juga tidak berhenti pada produksi. Pemerintah Desa Bringinan mendorong warga memanfaatkan hasil penjualan pisang untuk membantu memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Dengan pendekatan tersebut, kebun tidak hanya dipandang sebagai sumber pangan maupun penghasilan tambahan, tetapi juga sebagai aset produktif keluarga.

Aspirasi Warga Tetap Ditampung

Di sela kunjungan tersebut, Novita juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi. Sejumlah persoalan yang disampaikan antara lain kondisi infrastruktur jalan dan kebutuhan penerangan.

“Insya Allah semua ditampung,” kata Novita di hadapan warga.

Menurutnya, penyerapan aspirasi dan pemberdayaan ekonomi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Infrastruktur yang baik dibutuhkan agar aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi berjalan lebih lancar, sementara penguatan ekonomi diperlukan agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Novita menilai pola pemberdayaan di Bringinan menunjukkan bahwa desa memiliki ruang besar untuk menjadi penggerak ekonomi apabila potensi lokal dikembangkan secara serius.

Karena itu, ia mendorong agar praktik tersebut tidak berhenti sebagai keberhasilan satu desa.

Jika budidaya Cavendish dapat dikembangkan secara terencana di wilayah lain dengan menyesuaikan potensi dan kondisi masing-masing desa, komoditas tersebut berpeluang menjadi salah satu pengungkit ekonomi Ponorogo.

Bagi Novita, pembangunan desa pada akhirnya bukan hanya soal seberapa besar anggaran yang tersedia, tetapi seberapa kreatif potensi yang ada diubah menjadi sumber kesejahteraan bagi warga. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...