Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Angkat Potensi Perikanan dengan Banyuwangi Fish Market Festival

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-02082023

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Fish Market Festival yang dipusatkan di kawasan Kampung Mandar Banyuwangi.

Festival yang berlangsung sejak 31 Juli 2023 itu akan diisi berbagai kegiatan. Di antaranya, workshop kuliner dan edukasi oleh persatuan chef profesional Indonesia Banyuwangi, pameran produk olahan perikanan, dan pasar ikan segar.

“Festival ini merupakan salah satu upaya untuk mengangkat potensi perikanan daerah yang sangat besar. Nelayan yang awalnya hanya menjual ikan segar dengan margin sedikit, kini bisa mendapat keuntungan lebih besar dengan mengolah ikan tersebut,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (1/8/2023).

Menurut Bupati Ipuk, Banyuwangi telah meningkatkan konsumsi ikan secara signifikan dari tahun 2021 di angka 61,25 kg per kapita, menjadi 63,57 kg per kapita pada tahun 2022. Hal tersebut menempatkan Banyuwangi sebagai kabupaten/kota terbaik dalam peningkatan konsumsi ikan di Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kampung Mandar sebagai pusat kuliner ikan dan mudah-mudahan berdampak pada kesejahteraan nelayan di Kampung Mandar,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Fish Market di Kampung Mandar selama ini dikenal sebagai lokasi kuliner seafood yang dekat dengan Pantai Boom. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota menjadikan kawasan ini menjadi jujugan wisatawan yang ingin merasakan kuliner ikan segar.

Pengunjung dapat berburu ikan segar hasil tangkapan para nelayan di pasar ikan segar. Ada berbagai jenis ikan yang bisa dipilih, seperti kerapu, baronang, cakalang, kakap, dan lainnya. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp35 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram.

Setelah membeli ikan segar, pengunjung bisa langsung memasaknya di warung kuliner warga di sekitar kawasan festival. Ada beberapa pilihan cara memasak, seperti dibakar, dikukus, atau digoreng. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati berbagai produk ikan olahan seperti abon lemuru, kerupuk kerang, rambak kulit lele, rambak kulit patin, kripik udang, krupuk cumi, dan banyak lagi. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...