Sabtu
07 Maret 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Banyuwangi Tegaskan Menjunjung Tinggi Aspirasi Para Ulama

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-09022026

BANYUWANGI – Peringatan Haul ke-14 KH. Achmad Musayyidi di PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro, pada Sabtu (7/2/2026) dihadiri berbagai kalangan. Para kiai, tokoh masyarakat hingga pejabat tampak berbaur dengan ribuan jamaah yang hadir.

Tampak hadir, di antaranya, KH. Fachruddin Manan, KH. Hasan Thoha, KH. Muhaimin Asymuni, KH. Masykur Ali, KH. Muwafiq Amir, KH. Achmad Wahyudi, KH. Sunandi Zubaidi, KH. Aly Asyiqin dan sejumlah kiai lainnya.

Berderet bersama keluarga besar Mabadiul Ihsan, di antaranya, H. Abdullah Azwar Anas, KH. Masykur, H. Syukron Makmun, Mufti Anam dan lain-lain.

Adapula KH. Firjaun Barlaman dari Jember, Habib Muhammad bin Abu Bakar Al-Muhdlar dari Situbondo dan sejumlah tokoh lain dari luar kota.

Turut satu majelis bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi. Di antaranya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Banyuwangi, H. Mujiono, dan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menegaskan, aspirasi para ulama dan kiai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan di daerahnya.

“Nasihat-nasihat dari para kiai, kami junjung tinggi dalam pengambilan-pengambilan keputusan di pemerintahan kami. Kami meyakini aspirasi para kiai membawa aspirasi dari masyarakat secara luas,” ujar Ipuk.

Aspirasi tokoh agama tersebut, lanjut Ipuk, diolah sedemikian rupa dalam bentuk program wajib dan program prioritas. Program tersebut disesuaikan dengan tantangan dan kondisi fiskal saat ini.

“Dari aspirasi dan kondisi yang ada, lantas kami menjalankan program seefektif mungkin, namun memiliki dampak yang luas,” jelas Ipuk.

Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu mencontohkan salah satunya adalah program infrastruktur. Di awal 2026 ini, telah dilakukan sejumlah perbaikan jalan berlubang. Tak kurang dari 170 titik jalan berlubang di ruas utama.

“Secara bertahap pada tahun ini, anggaran infrastruktur akan terus dioptimalkan guna kemaslahatan bersama,” terang Ipuk.

KH. Achmad Musayyidi merupakan pendiri PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Pesantren tersebut kini berkembang dengan pesat. Memadukan pola pendidikan salaf, modern dan berbasis internasional. Memiliki sejumlah pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Salah satunya adalah Universitas Islam Cordova.

Saat ini juga dikembangkan Pesantren Daar Al Ihsan (DAI) yang menggunakan kurikulum internasional. Pesantren ini mengedepankan pendidikan anti-bulliying dan lingkungan yang asri.

“Akhlakul karimah, keilmuan agama dan skill serta leadership menjadi output utama yang kita tekankan kepada para santri,” ungkap Pembina Yayasan PP. Mabadiul Ihsan, H. Abdullah Azwar Anas. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses DPRD Madiun Soroti Fasilitas Kelas 1 SD dan Jalan Lingkungan Warga

MADIUN – Kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dasar, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di ...
LEGISLATIF

Diduga Langgar SE Wali Kota, Didik Beldex Minta Hiburan Malam di Suramadu Ditertibkan

SURABAYA – Dugaan masih beroperasinya warung remang-remang dan house musik di kawasan pesisir sekitar Jembatan ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Tertimpa Pohon, PDIP Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan dan Ingatkan Antisipasi

BLITAR – Siang itu suasana di sejumlah desa di Kecamatan Sanankulon masih menyisakan bekas kepanikan. Atap rumah ...
KABAR CABANG

Ramadan Penuh Berkah, PDIP Kabupaten Mojokerto Berbagi 500 Paket Sembako untuk Wong Cilik

MOJOKERTO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Awasi Ketat Kinerja Satgas THR, Pastikan Hak Buruh Tak Diabaikan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawasi secara ketat kinerja Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan ...
KRONIK

Doa Haru Anak Yatim untuk PDI Perjuangan Jatim pada Peringatan Nuzulul Quran

SURABAYA – Santunan untuk 500 anak yatim menjadi salah satu rangkaian acara pada Peringatan Nuzulul Quran yang ...