Senin
02 November 2026 | 9 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas Dorong Petani Banyuwangi Terus Berinovasi

pdip-jatim-anas-petani-gapoktan

BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas mengajak para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) seluruh Banyuwangi untuk terus berinovasi dalam memberikan nilai lebih dari sektor pertanian.

“Lahan pertanian kita terus menyempit, jika tak disertai dengan inovasi, maka penghasilannya akan terus menyusut. Ini akan mengancam kelangsungan hidup petani,” ujar Anas ketika bertemu ratusan petani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (8/7/2019).

Inovasi tersebut, lanjut Anas, bisa dalam berbagai bentuk. Mulai dari penerapan teknologi tepat guna, pengelolaan hasil panen, hingga kolaborasi dengan konsep pariwisata.

“Harapannya, bisa memberikan nilai lebih dari hasil pertanian konvensional yang selama ini ada. Secara otomatis pun, kesejahteraan petani akan meningkat,” terangnya.

Dia mencontohkan kelompok tani Sirtanio dari Kecamatan Singojuruh yang telah sukses mengembangkan produk pertanian organik. Hal tersebut mampu menjadikan Sirtanio sebagai kelompok tani yang berhasil mengekspor beras produknya ke luar negeri.

“Bahkan sekarang Sirtanio juga mengembangkan produk pertanian organik lainnya. Tak hanya beras, tapi juga ubi dan sejumlah tanaman lain yang mulai langka,” papar Anas.

“Saya juga meminta untuk terus menjaga keberlangsungan pangan lokal. Karena, saat ini pangan lokal memiliki pasar tersendiri, bahkan trendnya makin diminati. Sambal, buah lokal, bahkan kripik singkong buatan Indonesia terus diminati pasar Eropa,” imbuh Anas.

Anas juga menyampaikan, Pemda Banyuwangi sedang mendorong generasi milenial untuk berkecimpung dalam dunia pertanian. Salah satu caranya dengan mengembang startup dan inovasi pertanian dalam ajang Agrobisnis Startup Competition.

“Inovasi yang dikembangkan anak-anak muda tersebut keren. Saya kira tinggal Gapoktan memanfaatkan hasil riset para peserta untuk diaplikasikan dan dikembangkan lebih lanjut,” saran Anas.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi Arief Setiawan menambahkan, ada banyak inovasi yang dikembangkan oleh sejumlah anak muda dalam kompetisi tersebut yang bisa diaplikasikan oleh Gapoktan di Banyuwangi.

“Tak kurang dari 267 inovasi pertanian yang mereka temukan,” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...