Selasa
08 September 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bukber, Risma Ajak Warga Kampung Lawas Pilih Gus Ipul-Puti

pdip-jatim-risma-maspati1

SURABAYA – Kampung Maspati jadi tujuan akhir Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu dengan warganya di bulan puasa. Silaturahmi Risma di kampung lawas ini dilakukan jelang buka puasa bersama, kemarin.

Kedatangan Risma disambut kemeriahan musik patrol yang dimainkan arek-arek dan ibu-ibu kampung tersebut.

Apalagi, warga kampung itu sangat senang dengan kedatangan orang nomor satu di Pemerintahan Kota Surabaya tersebut. Sampai-sampai mereka mengikuti arahan Mak’ e Arek Suroboyo itu dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018.

“Berkat Bu Risma, Kampung ini bisa menjadi terkenal sampai di lingkungan internasional, sehingga kami siap untuk mengikuti apapun arahan Bu Risma dalam menentukan pilihan pada Pilgub Jatim 2018,” ucap Sabar Swastono, seorang tokoh masyarakat Kampung Maspati.

“Kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini kalau bukan karena Bu Risma. Jadi, kami siap untuk tunduk dan patuh kepada Ibu,” ujarnya.

Di sela sebelum ikut buka puasa bersama, Risma menyampaikan, kedatangan dirinya memang ingin mengajak warga Kota Surabaya supaya memilih pasangan calon nomor 2, Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf akrab dipanggil Gus Ipul dan Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno dikenal Mbak Puti.

Bahkan, Risma minta warga yang tinggal di Kampung Lawas Maspati, pada 27 Juni mendatang supaya datang ke TPS, untuk mencoblos nomor 2.

“Salah satu program komitmen Gus Ipul dan Mbak Puti memberikan pendidikan gratis untuk SMA dan SMK,” terang Risma.

Menurut dia, melalui pendidikan, ke depan bisa mengurangi angka kemiskinan. Karena, program itu, menjadikan anak-anak tidak putus sekolah.

Artinya, anak-anak yang lulus sekolah sampai SMP, maka bisa melanjutkan pendidikannya di tingkat SMA/ SMK. Karena pendidikan lanjutan itu sudah digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Tapi, untuk meraih pendidikan gratis di SMA/SMK ini, mari kita dukung Gus Ipul-Mbak Puti menjadi pemimpin Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Karena dengan pendidikan gratis, maka derajat dari mereka yang tidak mampu ini bisa diangkat,” ujar Risma.

“Mereka bisa meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Kalau mereka tidak bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak, maka mereka tidak akan bisa keluar dari jurang kemiskinan,” pungkas Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Tambahan Modal Jamkrida Harus Buka Akses Pembiayaan UMKM

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp100 miliar ...
HEADLINE

Renny Desak Pemprov Jatim Siapkan Skenario Konkret Hadapi Multi-Bencana

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta Pemprov Jatim memastikan ...
BERITA TERKINI

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Terpadu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah menangani dampak erupsi Gunung Anak ...