Rabu
13 Mei 2026 | 1 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Blusukan ke Rumah Warga Garum, Sri Rahayu Bagikan Telur dan Sosialisasikan Program Ganjar- Mahfud

pdip jatim 231231 sr dtd 1

BLITAR – Ketua DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu bergerak turun ke bawah menyapa masyarakat secara door to door. Dia membagikan telur rebus kepada sejumlah warga yang ada di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Gerakan turun ke bawah bertemu langsung dengan masyarakat dari rumah ke rumah itu adalah bagian dari kerja gotong royong yang dilakukan oleh seluruh kader PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024.

Sesuai dengan instruksi Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, bahwa PDI Perjuangan harus mampu menang secara hattrick. Baik pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) dan juga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Kemarin itu, kami bersama dengan kelompok ibu-ibu rumah tangga. Berkeliling dari rumah ke rumah membagikan tiga buah telur yang sudah direbus kepada warga,” kata Sri Rahayu saat dihubungi tim media ini, Minggu (31/12/2023).

Selain membagikan telur rebus, Sri Rahayu juga memberikan makanan pendamping untuk anak dan ibu hamil yang ada di sekitar lokasi. Ia juga berdialog dengan para ibu hamil seputar menjaga kesehatan agar tidak terjadi stunting pada anak.

Sri Rahayu menjelaskan, bahwa PDI Perjuangan sudah sejak tahun-tahun sebelumnya selalu fokus pada persoalan stunting di Indonesia.

Yakni mulai dari sosialisasi dan pencegahan terjadinya stunting dengan memberikan makanan tambahan bergizi bagi anak dan ibu hamil.

“Karena mencegah stunting adalah sama dengan menjaga dan menyiapkan generasi emas penerus Indonesia, karena itulah hal ini harus dikerjakan secara konsisten kepada masyarakat,” tambah dia.

Kemudian dalam kesempatan itu, Sri Rahayu juga menyampaikan visi misi dan beberapa program yang diusung oleh Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

“Kami jelaskan program andalan yang diusung oleh paslon capres dan cawapres PDI Perjuangan, yakni KTP Sakti, yang nantinya akan sangat berguna untuk mengefisiensikan pelaksanaan program bantuan sosial kepada masyarakat,” terang anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan tersebur.

Dijelaskan oleh dia, dengan adanya KTP Sakti nantinya masyarakat akan terbantu lebih mudah untuk mengecek daftar bantuan sosial apa-apa saja yang saat ini diterima.

Karena, di dalam KTP Sakti yang digagas oleh Ganjar dan Mahfud Md berisikan informasi data bansos secara terpadu yang diterima oleh masyarakat. Mulai dari KIP, KIS, PKH dan lain sebagainya.

“Masyarakat tidak akan dipusingkan lagi dengan banyaknya kartu, karena semua program bansos akan menjadi satu didalam Kartu KTP Sakti,” tegas Sri Rahayu.

Dia berharap, dengan banyaknya masyarakat yang faham dan mengerti soal program-program yang diusung oleh Ganjar dan Mahfud Md, maka juga akan menambah suara bagi PDI Perjuangan di Pilpres 2024 mendatang. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Kurangi Undangan Reses dari 250 Jadi 200 Orang per Titik

DPRD Surabaya mengurangi jumlah undangan reses dari 250 menjadi 200 orang per titik demi efektivitas dan efisiensi ...