Selasa
30 Juni 2026 | 1 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Besok Wisata Boleh Buka, Begini Catatan Wakil Bupati Malang

pdip-jatim-didik-gatot-radar-malang

MALANG – Mengacu pada surat edaran Pemerintah Kabupaten Malang Nomor 800/3954/35.07.108/2021, penutupan destinasi wisata di wilayah kabupaten berlangsung mulai kemarin (13/5/2021) hingga hari ini.

Praktis, mulai besok (15/5/2021) para pengelola destinasi wisata sudah boleh mengoperasikan kembali wisata yang mereka kelola.

Meski demikian, ada beberapa catatan yang ditekankan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH. Dia menegaskan, meski diizinkan buka, pengelola maupun pengunjung tetap harus mematuhi disiplin protokol kesehatan.

”Karena ini kan masih dalam status PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) juga. Jadi bagaimana masyarakat tetap bisa menikmati destinasi yang ada tapi mereka juga tetap aman,” jelas Didik saat dikonfirmasi.

Kebijakan ini berlaku bagi para pengelola destinasi wisata alam maupun buatan seperti desa wisata yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

”Di samping juga kami meminta kepada pengelola (wisata) agar membantu aparat utamanya dalam hal mengawasi ketika ada kendaraan dengan plat nomor di luar wilayah Malang Raya dan Rayon II agar tidak diizinkan untuk masuk ke tempat wisata yang mereka kelola,” tambah Didik.

Hal ini bertujuan guna mencegah agar tidak muncul klaster baru dari tempat wisata.

Yang tidak kalah penting, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Malang itu juga meminta agar pengelola destinasi wisata tegas dengan pengunjung.

”Karena masih PPKM kan berarti kuota pengunjungnya dibatasi, nah dari pihak pengelola harus tegas. Kalau memang sudah melebihi kuota ya mereka harus berani mengembalikan (melarang) wisatawan agar tidak terjadi kerumunan di tempat wisata yang mereka kelola,” tegas Didik.

”Misalkan di Pantai Balekambang kapasitasnya 10 ribu orang, jadi kalau sudah ada 5 ribu orang didalamnya maka pengelola harus berani melarang mereka untuk masuk,” sambungnya.

Selain itu, Didik juga meminta agar pengelola juga menyiapkan tim atau petugas yang secara khusus bertugas untuk memantau ketertiban pengunjung.

”Tugas mereka setiap 1 jam sekali berpatroli untuk memastikan bahwa pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan, dan mengingatkan jika ada yang lengah,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu. (radarmalang)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pentas Jaranan di Blitar Wujudkan Trisakti Bung Karno dalam Pelestarian Budaya

Ribuan warga memadati pentas jaranan di Kademangan, Blitar, dalam rangka Bulan Bung Karno. PDI Perjuangan menilai ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Kaji Penerapan Sekolah 5 Hari, Mas Dhito Libatkan Aspirasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji penerapan kebijakan sekolah lima hari dengan melibatkan aspirasi ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Resmi Buka Jalan Radial Road Lontar, Urai Kemacetan Surabaya Barat

Pemerintah Kota Surabaya resmi membuka Jalan Radial Road Lontar dan mulai menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Surabaya Dorong Pemkot Maksimalkan Pelayanan Perizinan untuk Investor

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya mengoptimalkan pelayanan perizinan melalui sistem ...
LEGISLATIF

Nila Yani Minta RUU Kawasan Industri jadi Prioritas, Indonesia Tak Boleh Kalah Bersaing Rebut Investasi ASEAN

JAKARTA – Persaingan memperebutkan investasi di kawasan Asia Tenggara yang semakin ketat dinilai menjadi momentum ...
KABAR CABANG

Jelang Musran, DPC PDI Perjuangan Ponorogo Minta PAC Siapkan Kandidat Ketua Ranting

PONOROGO – Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Siswandi, memberikan arahan kepada seluruh pengurus PAC terkait ...