Senin
19 Oktober 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Ratusan Kader Banteng Ponorogo, Agung Ingatkan Komitmen Kerakyatan Partai

PDIP-Jatim-Agung-30112021

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menggelar serap aspirasi atau reses di halaman rumahnya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan pada Senin malam (29/11/2021). Hadir dalam reses tersebut pengurus PAC Kecamatan Kota Ponorogo, PAC Babadan, pengurus Ranting Kota dan Babadan, dan Komunitas Wanita Tani (KWT) Babadan.

Agung menyampaikan, reses kali ini terkait sosialisasi dana RT (rumah tangga) yang telah cair secara bertahap, 2,5 juta untuk tiga bulan. Rencananya, tiap RT akan mendapatkan total 10 juta tiap tahunnya.

“Sosialisasi dana RT turun. Ini kebijakan bupati. Dana RT sementara cair 2,5 juta. Totalnya nanti 10 juta. Jadi, kita punya bupati dari PDI Perjuangan, mari kita mengawal pemerintahan,” jelasnya.

Selain itu, menurut Agung, kerja politik dilakukan tidak hanya menjelang pemilu, namun juga harus dilakukan sewaktu-waktu.

“Bagaimana kerja politik tidak dilakukan menjelang pemilu saja. Mulai hari ini membangun rumah idealisme, membangun komunitas, dalam rangka biar kader bisa bersilaturahmi, saling diskusi. Sehingga kerja politik diharapkan bisa membangun ekonomi kerakyatan dan membangun kebersamaan,” jelasnya.

Menurut Agung, banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu rakyat kecil dan semata-mata bukan karena pemilu saja. Salah satunya dengan melakukan pendampingan orang sakit yang membutuhkan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

“Bagaimana kita peduli terhadap marhaen (wong cilik). Tubuh kita tetap melangkah bukan karena pemilu, melainkan sewaktu-waktu rakyat butuh, ya kita bantu. Jadi, saya harap kader PDI Perjuangan jadi ujung tombak mensyiarkan pemerintah. Yang terpenting itu intinya,” tegasnya.

Terkait dengan rumah idealisme/komunitas, dia berencana akan membuat sebuah angkringan di pusat kota untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat.

“Bikin angkringan biar kumpul. Hasilnya nanti masuk ke kelompok. Setiap kelompok punya usaha masing-masing. Bagaimana tiap kelompok bereksperimen, menciptakan kreativitas, dan produktivitas kader. Tidak hanya minta seragam, tapi juga harus ada program buat dikelola untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” ungkap anggota komisi A DPRD Ponorogo itu.

“Membumikan marhaenisme adalah bagaimana membangun kepercayaan diri kader, bahwa saya sebagai wakil rakyat harus mendampingi rakyat. Bukan karena menjelang pemilu, tapi selamanya kita peka dan peduli terhadap problematika rakyat,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
BERITA TERKINI

Saifudin Zuhri Dorong Perwali Wajibkan Pertunjukan Seni Lokal di Sektor Pariwisata Batu

BATU – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Batu menerbitkan Peraturan Wali ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...