Jumat
04 September 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Ratusan Kader Banteng Ponorogo, Agung Ingatkan Komitmen Kerakyatan Partai

PDIP-Jatim-Agung-30112021

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menggelar serap aspirasi atau reses di halaman rumahnya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan pada Senin malam (29/11/2021). Hadir dalam reses tersebut pengurus PAC Kecamatan Kota Ponorogo, PAC Babadan, pengurus Ranting Kota dan Babadan, dan Komunitas Wanita Tani (KWT) Babadan.

Agung menyampaikan, reses kali ini terkait sosialisasi dana RT (rumah tangga) yang telah cair secara bertahap, 2,5 juta untuk tiga bulan. Rencananya, tiap RT akan mendapatkan total 10 juta tiap tahunnya.

“Sosialisasi dana RT turun. Ini kebijakan bupati. Dana RT sementara cair 2,5 juta. Totalnya nanti 10 juta. Jadi, kita punya bupati dari PDI Perjuangan, mari kita mengawal pemerintahan,” jelasnya.

Selain itu, menurut Agung, kerja politik dilakukan tidak hanya menjelang pemilu, namun juga harus dilakukan sewaktu-waktu.

“Bagaimana kerja politik tidak dilakukan menjelang pemilu saja. Mulai hari ini membangun rumah idealisme, membangun komunitas, dalam rangka biar kader bisa bersilaturahmi, saling diskusi. Sehingga kerja politik diharapkan bisa membangun ekonomi kerakyatan dan membangun kebersamaan,” jelasnya.

Menurut Agung, banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu rakyat kecil dan semata-mata bukan karena pemilu saja. Salah satunya dengan melakukan pendampingan orang sakit yang membutuhkan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

“Bagaimana kita peduli terhadap marhaen (wong cilik). Tubuh kita tetap melangkah bukan karena pemilu, melainkan sewaktu-waktu rakyat butuh, ya kita bantu. Jadi, saya harap kader PDI Perjuangan jadi ujung tombak mensyiarkan pemerintah. Yang terpenting itu intinya,” tegasnya.

Terkait dengan rumah idealisme/komunitas, dia berencana akan membuat sebuah angkringan di pusat kota untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat.

“Bikin angkringan biar kumpul. Hasilnya nanti masuk ke kelompok. Setiap kelompok punya usaha masing-masing. Bagaimana tiap kelompok bereksperimen, menciptakan kreativitas, dan produktivitas kader. Tidak hanya minta seragam, tapi juga harus ada program buat dikelola untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” ungkap anggota komisi A DPRD Ponorogo itu.

“Membumikan marhaenisme adalah bagaimana membangun kepercayaan diri kader, bahwa saya sebagai wakil rakyat harus mendampingi rakyat. Bukan karena menjelang pemilu, tapi selamanya kita peka dan peduli terhadap problematika rakyat,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...
KRONIK

Bupati Jember Tawarkan Tenaga Ahli, Widarto: Persoalan DPRD Bukan Kemampuan Anggota

JEMBER – Wacana Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan tenaga ahli kepada setiap anggota DPRD justru ...
LEGISLATIF

Desil Tak Akurat, Zulham Soroti Warga Miskin hingga Disabilitas di Malang Kehilangan Bansos

MALANG – Ketidakakuratan klasifikasi tingkat kesejahteraan atau desil membuat sejumlah warga miskin dan kelompok ...