Minggu
12 Juli 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbekal Marhaenisme, Ibu Rumah Tangga Novita Hardini Konsisten di Jalan Politik

IMG_7190_copy_866x571

MAGETAN – Pemikiran Bung Karno menjadi pemantik sekaligus panduan bagi Novita Hardini menapak jalan politik. Dari sosok ibu rumah tangga, kini ia memanggul aspirasi untuk rakyat di legislatif.

Kisah perjuangannya di kancah politik disampaikan dalam acara Soekarno Talk-In bertema “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z” yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, di Wisma Perjuangan Magetan, Minggu (28/6/2026).

Novita bercerita, perjalanan hidupnya sebagai seorang perempuan yang berangkat dari kehidupan sederhana. Mengurus rumah tangga, merawat anak, hingga menyaksikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama kaum perempuan.

Pengalaman itulah, menurutnya, yang mengantarkan dirinya memasuki ruang-ruang pengabdian, hingga dipercaya menjadi anggota DPR RI.

“Saya berdiri di sini sebagai seorang ibu dan perempuan yang bertumbuh dari kehidupan sederhana. Perjalanan itu membawa saya ke ruang perjuangan dan kebijakan publik, namun kompas yang selalu saya pegang adalah keberanian Bung Karno dan keteguhan hati Ibu Megawati Soekarnoputri,” katanya.

Ia menilai, kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari kualitas perempuan Indonesia. Mengutip pemikiran Bung Karno, Novita mengatakan bahwa perempuan yang terdidik merupakan salah satu tolak ukur kemajuan sebuah bangsa.

Lebih jauh, Novita yang belum lama ini menerima perhargaan sebagai Young Leader In Public & Social Impact di Indonesia Leading Women Award 2026 itu menegaskan bahwa Marhaenisme tetap relevan di era digital.

Berita terkait:
Rocky Gerung: Marhaen Adalah Kita, PDIP Magetan Hidupkan Kembali Marhaenisme untuk Gen Z

Magetan Diartikan Rocky Gerung: Marhaen Geregetan

Menurutnya, makna Marhaen saat ini telah berkembang, bukan lagi sekadar simbol kaum tertindas, melainkan menjadi representasi gerakan perubahan baru.

“Marhaenisme hari ini adalah keberanian untuk berpihak. Tidak hanya menjadi penonton sejarah bangsanya sendiri, tetapi berani menjadi bagian dari sejarah itu. Tidak hanya mengeluh di media sosial, tetapi ikut mengambil peran menciptakan perubahan,” tegasnya.

Ia pun mengajak Gen Z untuk menjadi “the new revolutionary”, generasi yang mampu menghadirkan solusi di tengah berbagai tantangan bangsa.

Menurut Novita, semangat perjuangan Bung Karno harus diwujudkan melalui aksi nyata, inovasi, serta keberanian mengambil tanggung jawab sosial, bukan hanya melalui narasi di ruang digital.

“Saya yakin Soekarno Talk-In hari ini menjadi titik balik lahirnya generasi muda yang ikut memerdekakan Indonesia dengan karya, gagasan, dan keberpihakan kepada rakyat di tengah situasi yang tidak mudah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Novita Hardini berharap forum tersebut menjadi sumber energi baru bagi generasi muda untuk terus berjuang membangun Indonesia.

“Bung Karno tidak pernah meminta kita menyembah abunya, tetapi mewarisi apinya. Kini saatnya Gen Z melanjutkan api perjuangan itu untuk masa depan Indonesia,” pungkasnya.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Stop Stigma “Dua Kaki”, saatnya Bicara Solusi untuk Rakyat

Oleh Ony Setyawan* DI TENGAH derasnya dinamika politik nasional, PDI Perjuangan kembali menjadi sorotan. Salah satu ...
KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...