oleh

Bendera Setengah Tiang untuk Hormati Alex Litaay

-Berita Terkini, Kronik-28 kali dibaca

pdip-jatim-Alexander-Litaay-01JAKARTA – Mulai Senin (27/6/2016) hari ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran struktural untuk mengibarkan bendera Partai setengah tiang.

Pengibaran bendera setengah tiang, khususnya di kantor-kantor Partai ini sebagai penghormatan kepada Alexander Litaay, mantan Sekjen PDI Perjuangan, yang meninggal dunia, Minggu (26/6/2016) kemarin.

“Kami instruksikan kepada seluruh jajaran struktural Partai, untuk mengibarkan bendera Partai setengah tiang selama tujuh hari, terhitung 27 Juni 2016,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Senin (27/6/2016).

Alexander Litaay yang saat ini menjabat Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kroasia, meninggal dunia karena serangan jantung. Dia mengembuskan nafas terakhirnya pada sore hari waktu Kroasia.

Pria kelahiran Ambon, 1 Oktober 1948, itu dilantik Presiden Jokowi sebagai Dubes RI untuk Kroasia pada Januari 2016.

Menurut Hasto, PDIP sangat  kehilangan atas wafatnya sang pejuang, bukan saja bagi Partai tapi sekaligus pejuang demokrasi Indonesia.

“Pak Alex adalah sosok yang sangat teguh dan setia dalam perjuangan. Beliau kukuh dalam melewati masa-masa sulit menegakkan demokrasi. Dia menjadi salah satu korban penculikan di ujung kekuasaan rezim otoritarian orba,” jelas Hasto.

Di mata banyak sahabat Partai, sebut Hasto, Alex Litaay dikenal sebagai administrator yang andal. Kemampuan bahasa Inggris-nya sangat baik, sehingga menjadi bekal diplomasi Partai pada masa-masa yang sulit ketika menegakkan demokrasi.

“Pak Alexander Litaay telah meletakkan dasar-dasar organisasi Partai yang memegang teguh roh kerakyatan. Beliau juga menaruh perhatian sanfat besar pada masalah pembangunan kader partai, bahkan hingga akhir hayatnya,” tutur Hasto.

Saat ini, tambah dia, DPP PDIP terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait dengan pemulangan jenazah tokoh yang dikenal sangat setia dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut.

“Secara khusus Ibu Megawati berpesan agar seluruh rekam jejak sejarah perjuangan almarhum dijadikan inspirasi dan keteladanan bagi seluruh kader Partai,” pungkas Hasto. (goek)