Jumat
09 Oktober 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Upaya Pemkot Surabaya Jaga Pasokan dan Kestabilan Harga Beras

pdip-jatim-250816-EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif mencegah kenaikan harga beras, memastikan pasokan tetap stabil dan terjangkau bagi warga.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Pemkot Surabaya berupaya keras menjaga kestabilan harga bahan pokok, terutama beras.

Wali Kota Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya memiliki Tim Pengendali Inflsi Daerah (TPID) khusus bertugas menjaga harga agar tidak melonjak.

“Tim ini bekerja sama dengan Bulog dan berbagai pihak terkait untuk mengendalikan harga,” kata Eri Cahyadi, dikutip Sabtu (16/8/2025).

Pemkot Surabaya, sebutnya, tidak khawatir mengenai pasokan beras karena sudah menjalin kerja sama dengan daerah-daerah penghasil beras.

“Selama pasokan dari daerah lain terus terkirim sesuai dengan nota kesepahaman (MOU) yang ada, insya Allah pasokan di Surabaya akan aman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Febrina Kusumawati, menambahkan bahwa timnya fokus pada sisi harga.

Dia menekankan bahwa Pemkot Surabaya akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan harga beras di kota tetap terkendali.

“Kami berkoordinasi dengan Bulog, para supplier, dan BPS untuk memantau harga pasar secara rutin. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kenaikan harga yang drastis,” ungkap Febri.

Dia juga menjelaskan pentingnya melakukan verifikasi informasi dari pedagang.

“Kami mendapat laporan adanya kenaikan harga sekitar Rp500 hingga Rp1000 per kilogram, tetapi setelah kami cek, stok beras Bulog masih memadai dan harganya stabil. Jika Bulog bisa menjaga pasokan, seharusnya tidak ada gejolak harga,” jelasnya.

Terkait dugaan adanya beras oplosan, Febri menegaskan bahwa timnya belum menemukan bukti di lapangan.

“Dugaan seperti ini harus dibuktikan melalui uji laboratorium. Kita tidak bisa hanya berasumsi. Hasil uji lab akan menjadi dasar untuk mengambil tindakan,” pungkas dia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...