Jumat
12 Juni 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Upaya Pemkot Surabaya Jaga Pasokan dan Kestabilan Harga Beras

pdip-jatim-250816-EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif mencegah kenaikan harga beras, memastikan pasokan tetap stabil dan terjangkau bagi warga.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Pemkot Surabaya berupaya keras menjaga kestabilan harga bahan pokok, terutama beras.

Wali Kota Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya memiliki Tim Pengendali Inflsi Daerah (TPID) khusus bertugas menjaga harga agar tidak melonjak.

“Tim ini bekerja sama dengan Bulog dan berbagai pihak terkait untuk mengendalikan harga,” kata Eri Cahyadi, dikutip Sabtu (16/8/2025).

Pemkot Surabaya, sebutnya, tidak khawatir mengenai pasokan beras karena sudah menjalin kerja sama dengan daerah-daerah penghasil beras.

“Selama pasokan dari daerah lain terus terkirim sesuai dengan nota kesepahaman (MOU) yang ada, insya Allah pasokan di Surabaya akan aman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Febrina Kusumawati, menambahkan bahwa timnya fokus pada sisi harga.

Dia menekankan bahwa Pemkot Surabaya akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan harga beras di kota tetap terkendali.

“Kami berkoordinasi dengan Bulog, para supplier, dan BPS untuk memantau harga pasar secara rutin. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kenaikan harga yang drastis,” ungkap Febri.

Dia juga menjelaskan pentingnya melakukan verifikasi informasi dari pedagang.

“Kami mendapat laporan adanya kenaikan harga sekitar Rp500 hingga Rp1000 per kilogram, tetapi setelah kami cek, stok beras Bulog masih memadai dan harganya stabil. Jika Bulog bisa menjaga pasokan, seharusnya tidak ada gejolak harga,” jelasnya.

Terkait dugaan adanya beras oplosan, Febri menegaskan bahwa timnya belum menemukan bukti di lapangan.

“Dugaan seperti ini harus dibuktikan melalui uji laboratorium. Kita tidak bisa hanya berasumsi. Hasil uji lab akan menjadi dasar untuk mengambil tindakan,” pungkas dia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...