Kamis
02 Juli 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah: PDI Perjuangan Bisa Menang Hattrick Asal Kader Terus Turun ke Bawah

pdip jatim 230111 baskara

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, M.H. memiliki keyakinan tinggi bahwa PDI Perjuangan akan kembali memenangkan pemilu tiga kali berturut-turut alias hattrick di Pemilu 2024.

Pasalnya, sejumlah lembaga survei yang memiliki kredibilitas menunjukkan indikasi kuat kemenangan akan kembali diraih oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Indikator Politik Indonesia pada medio Oktober-November 2022, menempatkan PDI Perjuangan di posisi teratas dengan dukungan 23,5 persen.

Kemudian riset dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 3-11 Desember 2022, menempatkan PDI Perjuangan di posisi teratas, dengan angka 24,1 persen. Selanjutnya, Poltracking Indonesia pada 21-27 November 2022, menyatakan elektabilitas PDI Perjuangan 23,2 persen.

Survei terakhir yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada 24 September-7 Oktober 2022 juga menunjukkan, PDI Perjuangan tidak tergoyahkan di posisi puncak dengan elektabilitas sebesar 21,1 persen.

“Jika melihat hasil berbagai survei ini, maka kemungkinan PDI Perjuangan mencapai kemenangan ketiga (hattrick) pada Pemilu 2024 bisa dinyatakan sangat besar,” ujar Ahmad Basarah di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

“Hal ini terkait dengan keberhasilan berbagai kebijakan partai dan para kader di berbagai sektor pemerintahan, termasuk kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo,” sambung legislator dari dapil Malang Raya tersebut.

Meskipun selalu menduduki posisi puncak dalam berbagai survei, Basarah menegaskan sesuai dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam peringatan HUT ke-50, meminta setiap kadernya untuk terus turun ke akar rumput.

Oleh sebab itu, tingginya hasil survei yang diperoleh tidak lekas menjadikan kader-kader PDI Perjuangan berpuas diri akan capaian yang diperoleh. Sebab, survei bukan satu-satunya ukuran keberhasilan perjuangan sebuah partai politik.

Mengutip pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Basarah menekankan pentingnya memenangkan hati masyarakat melalui kerja-kerja nyata sebagai indikator utama keberhasilan sebuah partai politik.

“Maka, seluruh kader partai harus turba (turun ke bawah), menangis serta tertawa bersama rakyat,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI itu memastikan, tiga pilar partai, yakni struktural partai yang dipimpin Mega, pilar eksekutif yang dipimpin Presiden Jokowi, dan pilar legislatif yang dipimpin Puan Maharani, terus berjuang dalam satu rampak barisan untuk kesejahteraan rakyat.

Dengan cara itu, PDI Perjuangan memiliki keyakinan bisa memenangkan hati rakyat dalam kontestasi Pileg dan Pilpres 2024. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Resmikan Arwalos, Sonny PDI Perjuangan Ajak Pemuda Alasmalang Aktif Bangun Desa

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menghadiri peresmian organisasi Arwalos ...
LEGISLATIF

Insentif Guru Non ASN di Lumajang Diproses

LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman menegaskan bahwa dana insentif bagi guru non-ASN di ...
KRONIK

Festival Jaranan Se-Indonesia Digelar di Trenggalek, Doding: Momentum Lestarikan Budaya dan Dongkrak Wisata

Trenggalek akan menggelar Festival Jaranan se-Indonesia pada Agustus 2026. Ketua DPRD Doding Rahmadi menyebut ...
LEGISLATIF

Jamin Kelancaran Ibadah Jemaat Kristiani, Parkir dan PKL CFD Alun-alun Sidoarjo di Sekitar Gereja Bakal Ditata Ulang

SIDOARJO – Area parkir dan PKL yang meluber di sekitar gereja pada acara car free day (CFD) di alun-alun Sidoarjo ...
KRONIK

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan: Diskusi Warkop Bukti Bung Karno Bukan Bagian Kaum Elit

SURABAYA – Juru Bicara DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengapresiasi langkah Taruna Merah Putih (TMP) ...
KRONIK

Ony Setiawan: Marhaenisme Tetap Relevan Hadapi Ketergantungan Ekonomi di Era Neoliberalisme

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan menilai Marhaenisme dan nilai Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan ...