Minggu
30 Agustus 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

‘Banteng Ketaton’ Dukung Paslon Lain, Saleh Mukadar: Mereka Tak Ada Pengaruhnya

pdip-jatim-banteng-lawas-surabaya-141120

SURABAYA – Politisi senior PDI Perjuangan Surabaya, Saleh Ismail Mukadar menegaskan, munculnya simpatisan mengatasnamakan ‘Banteng Ketaton’ tak akan mempengaruhi elektabilitas dan perolehan suara pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji di Pilkada Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

Saleh mengatakan, saat ini hasil survei internal maupun independen  elektabilitas Eri Cahyadi-Armudji unggul ketimbang Machfud Arifin-Mujiaman.

“Alhamdulilah, survei internal saat ini, partisipasi kader PDI Perjuangan sudah sangat tinggi. Artinya, kalau ditanya tentang keberadaan Banteng Ketaton yang mendukung paslon lain, mereka (benteng ketaton) tidak ada pengaruhnya,” kata Saleh Mukadar di Posko Banteng Lawas, Surabaya, Jumat (13/11/2020).

Justru, lanjut mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini, para kader senior PDI Perjuangan Surabaya bergabung dalam ‘Banteng Lawas’ bergerilya memenangkan  Eri Cahyadi-Armudji.

“Sepuluh tahun saya tidak aktif di politik. Tapi hari ini saya sengaja hadir untuk mendukung Eri Cahyadi dan Armudji, untuk memastikan Surabaya tetap menjadi kota yang toleran dan kota yang pro wong cilik,” kata tambah Ketua Banteng Lawas Surabaya ini.

Dengan demikian, lanjut Saleh, menandakan bahwa suara internal PDIP Surabaya masih utuh untuk Eri-Armudji.

Saleh menjelaskan, kehadirannya bersama kader-kader PDI Perjuangan Surabaya ‘lawas’ bisa menggerakkan masyakarat untuk memilih calon kepala daerah Surabaya yang bisa menjaga Kota Pahlawan agar semakin baik lagi.

Dia menekankan pentingnya menjaga Surabaya sebagai kota yang penuh keberagaman. Sebab, Surabaya adalah satu-satunya kota besar di Indonesia yang masih bisa menjaga toleransi dari adanya hiruk-pikuk perpolitikan.

Terkait beredarnya video pengakuan Jagad Hari Suseno (kakak Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana) yang mengungkit pencalonan Tri Rismaharini pada pilkada sebelumnya, juga tidak berpengaruh.

“Itu nggak ada pengaruhnya sama sekali. Sebab, itu urusan Seno dengan Bu Risma. Yang mencalonkan sekarang ini Eri, bukan Risma. Jadi nggak ada kaitannya,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...