Selasa
14 Juli 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

‘Banteng Ketaton’ Dukung Paslon Lain, Saleh Mukadar: Mereka Tak Ada Pengaruhnya

pdip-jatim-banteng-lawas-surabaya-141120

SURABAYA – Politisi senior PDI Perjuangan Surabaya, Saleh Ismail Mukadar menegaskan, munculnya simpatisan mengatasnamakan ‘Banteng Ketaton’ tak akan mempengaruhi elektabilitas dan perolehan suara pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji di Pilkada Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

Saleh mengatakan, saat ini hasil survei internal maupun independen  elektabilitas Eri Cahyadi-Armudji unggul ketimbang Machfud Arifin-Mujiaman.

“Alhamdulilah, survei internal saat ini, partisipasi kader PDI Perjuangan sudah sangat tinggi. Artinya, kalau ditanya tentang keberadaan Banteng Ketaton yang mendukung paslon lain, mereka (benteng ketaton) tidak ada pengaruhnya,” kata Saleh Mukadar di Posko Banteng Lawas, Surabaya, Jumat (13/11/2020).

Justru, lanjut mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini, para kader senior PDI Perjuangan Surabaya bergabung dalam ‘Banteng Lawas’ bergerilya memenangkan  Eri Cahyadi-Armudji.

“Sepuluh tahun saya tidak aktif di politik. Tapi hari ini saya sengaja hadir untuk mendukung Eri Cahyadi dan Armudji, untuk memastikan Surabaya tetap menjadi kota yang toleran dan kota yang pro wong cilik,” kata tambah Ketua Banteng Lawas Surabaya ini.

Dengan demikian, lanjut Saleh, menandakan bahwa suara internal PDIP Surabaya masih utuh untuk Eri-Armudji.

Saleh menjelaskan, kehadirannya bersama kader-kader PDI Perjuangan Surabaya ‘lawas’ bisa menggerakkan masyakarat untuk memilih calon kepala daerah Surabaya yang bisa menjaga Kota Pahlawan agar semakin baik lagi.

Dia menekankan pentingnya menjaga Surabaya sebagai kota yang penuh keberagaman. Sebab, Surabaya adalah satu-satunya kota besar di Indonesia yang masih bisa menjaga toleransi dari adanya hiruk-pikuk perpolitikan.

Terkait beredarnya video pengakuan Jagad Hari Suseno (kakak Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana) yang mengungkit pencalonan Tri Rismaharini pada pilkada sebelumnya, juga tidak berpengaruh.

“Itu nggak ada pengaruhnya sama sekali. Sebab, itu urusan Seno dengan Bu Risma. Yang mencalonkan sekarang ini Eri, bukan Risma. Jadi nggak ada kaitannya,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: APBD Jangan Hanya Mengejar Angka, Harus Menyejahterakan Rakyat

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari pendapatan, serapan ...
LEGISLATIF

Sejumlah SD Negeri di Ngawi Kekurangan Murid, DPRD Ajak Dikbud untuk Bersama Cari Solusi

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menyoroti masih adanya sejumlah sekolah Dasar (SD) negeri yang belum mampu memenuhi ...
EKSEKUTIF

Eri Tegaskan Sumbangan HUT RI Harus Sukarela, Bukan Pungutan Wajib

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan sumbangan untuk peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RT dan RW harus ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Blitar Gelar Musran Serentak Mulai Hari Ini

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mulai menggelar Musyawarah Ranting (Musran) serentak pada 14-20 Juli 2026 sebagai ...
KABAR CABANG

Candra Ingatkan Warga Lengkapi Administrasi Kependudukan agar Tak Terkendala Layanan Publik

Anggota DPRD Jember Candra Ary Fianto mengingatkan masyarakat agar melengkapi administrasi kependudukan karena ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lakukan Penyegaran Birokrasi, Minta Percepat Capaian Program Prioritas Daerah

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat ...