Sabtu
02 Mei 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangun Ekosistem Wisata, Bupati Sugiri Resmikan DAK Pengentasan Permukiman Kumuh

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-04012025

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, meresmikan program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) 2025 di Pendopo Kecamatan Sampung, Jumat (3/1/2024).

Program tersebut didanai dari APBN sebesar Rp10,6 miliar yang dipusatkan di Desa/Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Sugiri mengatakan, program tersebut berlangsung di Desa Sampung karena persis berada di kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).

Selain itu, untuk penataan permukiman agar  layak huni, juga agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal itu sejalan dengan pengembangan ekosistem pariwisata di kawasan tersebut.

“Ditempatkan di sini biar saling support keberadaan Monumen Reog. Kan ke depan ada ekosistem wisata, butuh kawasan, butuh dukungan dari masyarakat setempat yang penerima manfaatnya adalah masyarakat setempat,” ujar Sugiri.

“Maka DAK tematik kita taruh di sini ada gotong royong APBN, APBD kerja keras semua pihak sehingga terwujud. Tugas kami menitipkan. Monggo dirawat ditumbukembangkan menjadi ekosistem wisata mudah-mudahan ke depan menjadi bagus,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Sugiri juga mengaku telah mengajak masyarakat sekitar agar ikut berpartisipasi terlibat dalam ekosistem pariwisata. Yaitu dengan mengadakan studi tiru di luar kota.

“Pernah kami ajak studi tiru ke Tebing Breksi Jogja. Memang tidak persis, setidaknya di sana bisa tumbuh ekosistem kalau kemudian di sini bisa meniru modal mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan, ada 70 rumah kumuh yang menjadi sasaran PPTK di kawasan seluas 8,8 hektare itu.

Tak hanya perbaikan rumah, namun juga infrastruktur lain seperti perbaikan jalan, drainase, air bersih, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal.

“Jadi, penanganan kawasan kumuh secara terpadu tidak hanya melulu pada sektoral jalan atau drainase rumah. Jadi, menyeluruh semua,” ujar Jamus.

Ia juga menjelaskan, selain di kawasan tersebut, program PPKT juga akan diterapkan di tempat lain. Pihaknya bersiap mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD 2025.

“Kita selesaikan itu dulu, kemudian di 2025 ini kita usulkan tambahan di samping APBD. Ada beberapa yang belum tuntas kita tuntaskan, termasuk yang kaitannya nyambung dengan kawasan monumen,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...