Minggu
06 September 2026 | 9 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Riyoko Kucurkan Puluhan Juta untuk UMKM di Sidoarjo Terdampak Covid-19

pdip-jatim-dprd-sidoarjo-100821-bambang-riyoko-a

SIDOARJO – Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Bambang Riyoko memberikan bantuan permodalan untuk puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terdampak Covid-19 di Desa Wage Kecamatan Taman, Selasa (10/8/2021).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Desa Wage jam 10.00 siang. Acara disaksikan perangkat desa setempat, dihadiri lima puluh pelaku UMKM penerima. Sementara total nominal bantuan senilai lima puluh juta rupiah.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan tekanan ekonomi yang luar biasa di berbagai sektor usaha, khususnya sektor UMKM. Kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyakarat (PPKM) yang ditujukan untuk menekan persebaran Covid-19 membawa konsekuensi menurunnya penghasilan para pelaku UMKM.  

Karena itu, lanjut Bambang Riyoko, pihak dewan dengan kewenangan mengalokasikan anggaran keuangan daerah untuk rakyat, memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid.

“Kami sudah pikirkan hal itu saat perencanaan anggaran beberapa waktu lalu. Sehingga hari ini, bantuan untuk panjenengan (anda) semua bisa kami serahkan,” katanya.

Bambang Riyoko yang juga Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini berharap, dana bantuan yang diberikan bisa membantu memutar roda perekonomian para pelaku UMKM.

“Ditengah pandemi ini, semoga bantuan ini bermanfaat untuk memutar usaha masing-masing. Setidaknya untuk bisa tetap bertahan dalam situasi sulit ini,” pesannya.

Salah seorang pelaku UMKM penerima bantuan, Giman, mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada Bambang Riyoko atas bantuan tersebut. Bantuan itu menurutnya bermanfaat untuk manambah nafas usaha warung kopi yang ia geluti sehari-hari. “Terimakasih kami sampaikan kepada Pak Bambang Riyoko,” katanya.

Menurut Giman, penghasilannya menurun drastis selama pandemi yang berlangsung satu setengah tahun ini. Ia pun membandingkan jam buka usahanya sebelum dengan selama pandemi. Sebelum pandemi, ia membuka usahanya dari pagi hingga lewat tengah malam. Pada petang hingga lewat tengah malam, kata dia, adalah waktu dimana para penikmat kopi ramai-ramainya datang ke warung.

Sementara saat ini, pada jam 20.00 ia harus buru-buru menutup kedai. “Ya pasti turun,” kata Giman soal pendapatannya. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...