Kamis
12 Maret 2026 | 3 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apel Gelar Pasukan Bencana, Ini Yang Disampaikan Bupati Sugiri

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-Apel-25102022

PONOROGO – Forkopimda Ponorogo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi tahun 2022 di Aloon-Aloon Ponorogo, Senin (24/10/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kapolres Ponorogo, AKBP Catur C. Wibowo, Kasdim 0802/Ponorogo, Mayor Inf Misirin, dan segenap jajaran Forkopimda.
 
Dalam rangkaian apel gelar tersebut juga dilaksanakan penyerahan sarana perlengkapan penanganan bencana oleh Forkopimda Ponorogo kepada masing masing perwakilan dari TNI, Polri, dan BPBD.

Bupati Sugiri mengatakan, wilayah Kabupaten Ponorogo telah memasuki awal musim penghujan, sehingga berpotensi terjadinya cuaca ekstrim.

“Kondisi ini perlu segera disikapi, terutama untuk wilayah yang memiliki tingkat resiko tinggi terhadap bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui BPBD, jajaran TNI/POLRI, perangkat daerah lain, dan segenap relawan kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo secara bersama-sama perlu mengambil langkah-langkah konkret, yang diawali dengan pelaksanaan Apel Pasukan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometorologi.

“Apel Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan ini dilaksanakan guna mengevaluasi kekuatan personil dan peralatan dalam rangka menghadapi bencana banjir, bencana tanah longsor, dan bencana alam lainnya. Setiap informasi kejadian kebencanaan yang masuk segera dikaji dan ditindaklanjuti guna mengurangi tingkat resiko yang mungkin terjadi,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Kang Giri menyampaikan apresiasinya atas dedikasi, kerja keras, dan kerja sama yang baik antara Pemkab Ponorogo melalui institusi terkait serta segenap relawan kebencanaan di Kabupaten Ponorogo, sehingga penanganan kejadian-kejadian bencana dapat diatasi dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan aktif dalam penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ponorogo, tentunya Penanggulangan bencana adalah urusan bersama sesuai dengan konsep pentahelix, yaitu pemerintah, dunia usaha, masyarakat (komunitas kebencanaan), media masa, dan akademisi,” pungkas politisi PDI Perjuangan itu. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...