Senin
22 Juni 2026 | 7 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Dana Kelurahan, Risma Lakukan Ini…

pdip-jatim-risma-pakaian-dinas

SURABAYA – Memasuki 2019, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan antisipasi apabila para lurah mendapatkan anggaran seperti dana desa. Sebab lurah merupakan aparatur sipil negara (ASN), sedangkan kepala desa bukan ASN, sehingga pengeluaran keuangannya juga akan berbeda.

Terkait pengelolaan dana kelurahan ini, Pemkot Surabaya tak ingin blunder di kemudian hari sehingga mempengaruhi hasil audit keuangan yang sementara ini berjalan baik.

“Makanya, nanti kita akan cek juga pengelolaannya bagaimana. Kalau ASN mengeluarkan uang itu pasti ikut pengelolaan keuangan,” kata Risma, kemarin.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga mengingatkan kepada jajarannya apabila nantinya mendapatkan dana desa, diharapkan tidak terkena permasalahan hukum karena pengelolaan keuangan yang tidak benar.

Risma pun akan mempersiapkan para lurahnya dengan mengadakan training dan juga beberapa tes.

“Dapat atau tidak dana desa itu, kita belum tahu. Kalau tidak dapat ya sudah tidak apa-apa, tapi kalau kita dapat, kan sudah lebih siap dan sudah antisipasi. Kami juga terus melakukan training kepada lurah-lurah,” tegasnya.

Kucuran dana desa untuk kelurahan belum bisa dipastikan. Risma mengaku belum mendapatkan pemberitahuan berapa dana desa yang bakal diterima kelurahan di Surabaya.

Dia mewanti-wanti pejabat di tingkat kelurahan tetap mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan untuk mengurus dana desa jika akhirnya dicairkan. Sekaligus menyusun perencanaan yang matang agar penyerapan sesuai dengan anggaran.

Hal serupa disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat kecamatan yang lain.

“Pemeriksa sekarang tidak hanya ke dinas-dinas yang besar seperti pekerjaan umum (PU). Tapi juga ke yang kecil-kecil, jadi saya minta menyiapkan,” lanjut mantan kepala bappeko itu.

OPD yang progres penyerapannya cukup molor selama 2018 diingatkan untuk bisa mempercepat pengerjaan pada tahun depan. Terutama untuk infrastruktur. Dia juga mengingatkan para PNS untuk fokus pada pelayanan masyarakat dan tidak tergiur tawaran lain di luar tanggung jawab mereka. Terutama yang bukan menjadi hak ASN. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ribuan Warga Padati Makam Bung Karno pada Puncak Haul ke-56 di Blitar

Ribuan warga memadati kawasan Makam Bung Karno di Kota Blitar pada puncak Haul Bung Karno ke-56. Kegiatan diisi doa ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader Banteng Magetan Bersihkan dan Rawat Sumber Mata Air

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama warga membersihkan dan merawat sejumlah sumber mata air melalui Gerakan ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah dan Layanan Kesehatan Gratis di CFD SLG

KEDIRI – Ratusan warga memanfaatkan layanan pasar murah, cek kesehatan gratis, dan donor darah yang digelar DPC PDI ...
KABAR CABANG

Gerakan Merawat Pertiwi, Kader PDIP Magetan Tebar Benih Ikan di Sejumlah Sungai

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat menebar ratusan benih ikan di sejumlah sungai melalui Gerakan ...
KABAR CABANG

Haul Bung Karno, PDIP Kediri Libatkan 60 Gen Z dan Gen Alpha dalam Doa Lintas Agama

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar doa lintas agama memperingati Haul Bung Karno dengan melibatkan 60 ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Magetan Ajak Kader Turun ke Lapangan Lewat Gerakan Merawat Pertiwi

PDI Perjuangan Magetan mengajak kader di 18 kecamatan turun langsung ke lapangan melalui Gerakan Merawat Pertiwi ...