Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat menebar ratusan benih ikan di sejumlah sungai melalui Gerakan Merawat Pertiwi sebagai upaya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan.
MAGETAN – Kader PDI Perjuangan Kabupaten Magetan bersama masyarakat menebar ratusan benih ikan di sejumlah sungai sebagai bagian dari Gerakan Merawat Pertiwi dalam rangka Bulan Bung Karno 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Sungai Pencol, Kecamatan Kartoharjo, Sungai Sumursongo di Kecamatan Karas, serta sungai di kawasan Randugede, Kecamatan Plaosan. Aksi ini dilakukan untuk menjaga kelestarian sungai sekaligus memperbaiki ekosistem perairan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.
Pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, mengatakan penebaran benih ikan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Selama ini masyarakat sering melihat sungai hanya sebagai aliran air. Padahal di dalamnya ada ekosistem yang harus dijaga. Penebaran benih ikan ini menjadi simbol bahwa sungai harus tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Joko.
Baca juga: PDI Perjuangan Magetan Ajak Kader Turun ke Lapangan Lewat Gerakan Merawat Pertiwi
Menurutnya, menjaga sungai tidak cukup hanya dengan membersihkan sampah atau menjaga aliran air tetap lancar. Kehidupan yang ada di dalam sungai juga harus dipelihara agar fungsi ekologisnya tetap berjalan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Bung Karno yang mengajarkan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam.
“Kita ingin kader partai hadir tidak hanya dalam urusan politik, tetapi juga dalam menjaga lingkungan hidup. Karena keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Yang paling penting bukan jumlah ikan yang ditebar, tetapi tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga sungai. Kalau sungainya bersih dan ekosistemnya terjaga, manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Karas, Lagianto, menjelaskan Sungai Sumursongo dipilih karena memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sekitar dan masih memiliki potensi besar untuk terus dijaga kelestariannya.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa sungai bukan tempat membuang masalah, tetapi sumber kehidupan yang harus dirawat bersama,” ujarnya.
Melalui Gerakan Merawat Pertiwi, PDI Perjuangan Magetan mendorong lahirnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan melalui berbagai aksi nyata yang dilakukan serentak di sejumlah kecamatan selama Bulan Bung Karno. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









