Sabtu
06 Juni 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Dinkes Surabaya Naik Hingga 277 Miliar, Khusnul Khotimah Tegaskan Hal Ini!

pdip-jatim-khusnul-khotimah-130721

SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mendapatkan kenaikan anggaran pada PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD Tahun 2021 mencapai Rp 277,063 miliar, dari anggaran semula Rp 950,698 miliar menjadi Rp 1,227 triliun.

Kenaikan yang signifikan pada anggaran untuk dinkes ini, mendapat sorotan dari Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah. Dia mengingatkan agar anggaran digunakan dengan tepat sasaran, tepat waktu, dan tidak ada kebocoran.

“Salah satu anggaran untuk dinas yang paling besar adalah Dinkes Surabaya. Itu artinya, komitmen Wali Kota Surabaya, Pak Eri Cahyadi, untuk memberikan layanan kesehatan kepada warganya sangat bagus,” ujar Khusnul.

Menurut politisi PDI Perjuangan, penambahan anggaran hingga ratusan miliar terebut akan dialokasikan untuk intensif nakes sebanyak 2.832 orang, dengan jumlah nominal sebesar Rp 28,672 miliar.

Penambahan lainnya, dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan sebanyak 1.022.588 jiwa, dengan jumlah premi yang harus dibayar mencapai Rp 265,741 miliar bertambah menjadi 422,363 miliar.

Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut menjelaskan bahwa data yang ada sudah disinkronkan dengan BPJS.

“Data tersebut telah disinkronisasi dengan BPJS. Jumlah ini, sepengetahuan saya yang terbesar di Indonensia dibayarkan oleh pemda kepada BPJS,” jelasnya.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga mendapat kenaikan pendapatan sebesar Rp 27 miliar dari dana kapasitas JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama). Sehingga pendapatan dinkes saat ini 143,335 miliar dari yang semula 116,281 miliar.

Alumnus UINSA ini menegaskan, dirinya berharap agar naiknya anggaran kesehatan Kota Surabaya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan warga, serta  menjawab seluruh kebutuhan masyarakat atas layanan kesehatan.

“Selain itu, juga menjadi penguat untuk kesiapsiagaan dalam menanggulangi atau pengendalian pandemi Covid-19 di waktu yang akan datang. Kita tidak tahu, kapan pandemi ini berakhir. Bahkan ada prediksi ada lonjakan gelombang ketiga. Menjawab itu, pemkot sudah siap dengan tingginya alokasi anggaran kesehatannya,” tegasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...