Sabtu
05 September 2026 | 7 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Dinkes Surabaya Naik Hingga 277 Miliar, Khusnul Khotimah Tegaskan Hal Ini!

pdip-jatim-khusnul-khotimah-130721

SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mendapatkan kenaikan anggaran pada PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD Tahun 2021 mencapai Rp 277,063 miliar, dari anggaran semula Rp 950,698 miliar menjadi Rp 1,227 triliun.

Kenaikan yang signifikan pada anggaran untuk dinkes ini, mendapat sorotan dari Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah. Dia mengingatkan agar anggaran digunakan dengan tepat sasaran, tepat waktu, dan tidak ada kebocoran.

“Salah satu anggaran untuk dinas yang paling besar adalah Dinkes Surabaya. Itu artinya, komitmen Wali Kota Surabaya, Pak Eri Cahyadi, untuk memberikan layanan kesehatan kepada warganya sangat bagus,” ujar Khusnul.

Menurut politisi PDI Perjuangan, penambahan anggaran hingga ratusan miliar terebut akan dialokasikan untuk intensif nakes sebanyak 2.832 orang, dengan jumlah nominal sebesar Rp 28,672 miliar.

Penambahan lainnya, dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan sebanyak 1.022.588 jiwa, dengan jumlah premi yang harus dibayar mencapai Rp 265,741 miliar bertambah menjadi 422,363 miliar.

Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut menjelaskan bahwa data yang ada sudah disinkronkan dengan BPJS.

“Data tersebut telah disinkronisasi dengan BPJS. Jumlah ini, sepengetahuan saya yang terbesar di Indonensia dibayarkan oleh pemda kepada BPJS,” jelasnya.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga mendapat kenaikan pendapatan sebesar Rp 27 miliar dari dana kapasitas JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama). Sehingga pendapatan dinkes saat ini 143,335 miliar dari yang semula 116,281 miliar.

Alumnus UINSA ini menegaskan, dirinya berharap agar naiknya anggaran kesehatan Kota Surabaya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan warga, serta  menjawab seluruh kebutuhan masyarakat atas layanan kesehatan.

“Selain itu, juga menjadi penguat untuk kesiapsiagaan dalam menanggulangi atau pengendalian pandemi Covid-19 di waktu yang akan datang. Kita tidak tahu, kapan pandemi ini berakhir. Bahkan ada prediksi ada lonjakan gelombang ketiga. Menjawab itu, pemkot sudah siap dengan tingginya alokasi anggaran kesehatannya,” tegasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...