Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggaran Dinkes Surabaya Naik Hingga 277 Miliar, Khusnul Khotimah Tegaskan Hal Ini!

pdip-jatim-khusnul-khotimah-130721

SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mendapatkan kenaikan anggaran pada PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) APBD Tahun 2021 mencapai Rp 277,063 miliar, dari anggaran semula Rp 950,698 miliar menjadi Rp 1,227 triliun.

Kenaikan yang signifikan pada anggaran untuk dinkes ini, mendapat sorotan dari Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah. Dia mengingatkan agar anggaran digunakan dengan tepat sasaran, tepat waktu, dan tidak ada kebocoran.

“Salah satu anggaran untuk dinas yang paling besar adalah Dinkes Surabaya. Itu artinya, komitmen Wali Kota Surabaya, Pak Eri Cahyadi, untuk memberikan layanan kesehatan kepada warganya sangat bagus,” ujar Khusnul.

Menurut politisi PDI Perjuangan, penambahan anggaran hingga ratusan miliar terebut akan dialokasikan untuk intensif nakes sebanyak 2.832 orang, dengan jumlah nominal sebesar Rp 28,672 miliar.

Penambahan lainnya, dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan sebanyak 1.022.588 jiwa, dengan jumlah premi yang harus dibayar mencapai Rp 265,741 miliar bertambah menjadi 422,363 miliar.

Wakabid Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Surabaya tersebut menjelaskan bahwa data yang ada sudah disinkronkan dengan BPJS.

“Data tersebut telah disinkronisasi dengan BPJS. Jumlah ini, sepengetahuan saya yang terbesar di Indonensia dibayarkan oleh pemda kepada BPJS,” jelasnya.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga mendapat kenaikan pendapatan sebesar Rp 27 miliar dari dana kapasitas JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama). Sehingga pendapatan dinkes saat ini 143,335 miliar dari yang semula 116,281 miliar.

Alumnus UINSA ini menegaskan, dirinya berharap agar naiknya anggaran kesehatan Kota Surabaya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan warga, serta  menjawab seluruh kebutuhan masyarakat atas layanan kesehatan.

“Selain itu, juga menjadi penguat untuk kesiapsiagaan dalam menanggulangi atau pengendalian pandemi Covid-19 di waktu yang akan datang. Kita tidak tahu, kapan pandemi ini berakhir. Bahkan ada prediksi ada lonjakan gelombang ketiga. Menjawab itu, pemkot sudah siap dengan tingginya alokasi anggaran kesehatannya,” tegasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...