Sabtu
27 Juni 2026 | 11 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas: Sikap PDI Perjuangan soal RUU HIP Didukung Masyarakat

pdip-jatim-anas-kota-pasuruan1

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, masyarakat mendukung sikap PDI Perjuangan yang terus mengedepankan tradisi bermusyawarah untuk mufakat dalam segala aspek, termasuk soal terkait RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) soal.

“Hari ini Sekjen PDI Perjuangan menyampaikan sikap partai berdasarkan hasil dari tradisi musyawarah mufakat, tradisi berdialog dengan publik, bahwa terkait dinamika pembahasan RUU HIP, partai menyatakan mendengar suara masyarakat,” ungkap Anas.

Hal itu dia sampaikan usai bertemu dengan jajaran PC Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi terkait pembahasan new normal bidang keagamaan, Minggu (14/6/2020). Acara dihadiri para pengasuh pondok pesantren.

Menurut Anas, sikap yang mencerminkan tradisi musyawarah itu sangat diapresiasi masyarakat. “Tadi beberapa komponen warga menyampaikan pendapatnya seperti itu ke saya,” sambung mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) tersebut.

Dia menambahkan, masyarakat mendukung sikap PDIP yang sepakat untuk menghapus Pasal 7 RUU HIP yang melahirkan pro dan kontra.

“Sikap yang terbuka kepada masukan itu adalah praktik nyata musyawarah untuk mufakat yang ternyata diapresiasi publik, karena memang itu adalah implementasi demokrasi Pancasila yang bersumber dari tradisi masyarakat itu sendiri,” bebernya.

Publik, lanjut Anas, juga mendukung sikap PDIP yang menyatakan setuju untuk menambahkan soal pelarangan ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Seperti Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Radikalisme, hingga paham Khilafah.

“Tadi juga beberapa kiai di pertemuan menyampaikan pentingnya larangan terhadap ideologi-ideologi transnasional. Jadi saya kira spiritnya sama, yaitu menjaga Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” ujar Anas.

Sementara itu, Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi KH Ali Makki Zaini mengatakan, pihaknya mendukung semua partai, termasuk PDI Perjuangan, untuk menambahkan di RUU HIP terkait pelarangan penyebaran seluruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Seperti Marxisme-Komunisme, Kapitalisme-Liberalisme, radikalisme serta segala bentuk paham khilafah dan ideologi transnasional lainnya. “Kita harus menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa, yang akan menjaga Indonesia dari segala macam bentuk perpecahan,” tandas Gus Makki. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...