Sabtu
25 April 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Ngaji Budaya, Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Kembali pada Akar Tradisi

pdip jatim 250128 wiwin

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menekankan pentingnya sinergi antara nilai tradisi dan keagamaan sebagai tameng menghadapi dampak negatif globalisasi.

Hal tersebut disampaikan Wiwin dalam kegiatan Sosialisasi Dewan (Sowan) yang bertajuk “Ngaji Budaya” di Aula Bale Tani, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, pada Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang didominasi oleh kaum ibu dari berbagai desa di wilayah setempat. Forum ini menjadi ruang dialog kultural untuk membahas pelestarian warisan lokal yang mulai tergerus oleh arus informasi dan perubahan zaman.

Wiwin mengatakan, globalisasi membawa dampak ganda yang berpotensi memisahkan masyarakat dari identitas aslinya. Karena itu, pemahaman kembali terhadap akar budaya menjadi krusial.

“Budaya dan agama adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat kita. Melalui ngaji budaya, kita diajak untuk memahami kembali akar tradisi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual,” ujar Wiwin di sela-sela kegiatan.

Menurut dia, peran perempuan, khususnya para ibu, sangat strategis dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai lokal di lingkungan keluarga. Keluarga, tambah dia, merupakan benteng pertama dalam menyaring pengaruh luar terhadap generasi muda.

“Dari rumah tanggalah karakter generasi masa depan dibentuk. Jika para ibu memiliki kesadaran budaya dan agama yang kuat, maka anak-anak juga akan tumbuh dengan identitas yang kokoh,” jelas Wiwin.

Dia berharap, melalui forum ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek perubahan global, tetapi juga menjadi subjek aktif dalam merawat identitas budaya agar tetap relevan dengan dinamika zaman.

Dalam sesi diskusi interaktif, sejumlah peserta mengeluhkan lunturnya praktik kearifan lokal, seperti semangat gotong royong dan nilai sopan santun di kalangan generasi muda.

Siti Aminah (45), salah seorang warga yang hadir, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai keseimbangan antara kemajuan zaman dan nilai tradisional.

“Kami jadi lebih paham bagaimana tetap mengikuti perkembangan, tapi tidak kehilangan jati diri sebagai masyarakat yang berbudaya dan religius,” ujarnya. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pesan Wabup Antok di Muspimcab PMII Ngawi: Dzikir, Fikir, Amal Sholeh Jadi Pijakan Utama

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menjadi tamu spesial dalam agenda Musyawarah Pimpinan Cabang ...
KRONIK

Gelar Ngaji Budaya, Wiwin Sumrambah Ajak Masyarakat Kembali pada Akar Tradisi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menekankan pentingnya sinergi antara ...
KABAR CABANG

Masjid di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Simbol Politik yang Membumi

Masjid At-Taufiq di kantor PDIP Kabupaten Malang jadi simbol perpaduan politik dan nilai spiritual, mendapat ...
KRONIK

Puti Guntur Gandeng BRIN Genjot Semangat Berdikari dan Keadilan Inovasi UMKM

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Harap Masuknya Anak Muda Jadi Daya Gedor Dongkrak Suara PDI Perjuangan 

Mas Dhito sebut anak muda jadi daya gedor PDIP Kabupaten Kediri untuk dongkrak suara dan rebut kursi di Pemilu ...
KABAR CABANG

Agus Wicaksono: Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Genjot Suara PDIP di Kabupaten Kediri

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Agus Wicaksono sebut sinergi tiga pilar jadi kunci PDIP Kabupaten Kediri genjot suara ...