Sabtu
17 Oktober 2026 | 3 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anak-anak Muda di Ngawi Bertani Gambas, Hasilkan 2 Ton Tiap 3 Hari

IMG-20251203-WA0012_copy_467x328

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meninjau aktivitas komunitas petani sayur gambas di Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Senin (1/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan sektor pertanian yang semakin beragam di Kabupaten Ngawi.

Komunitas yang dinamai Buto Gambas Ngawi ini dibentuk oleh para pemuda desa yang ingin tetap produktif dan memperoleh penghasilan dari usaha pertanian. Sayur gambas atau oyong selama ini jarang menjadi pilihan petani, padahal peluang pasarnya dinilai masih sangat terbuka.

Dalam kunjungannya, Wabup Antok turun langsung ke pematang sawah tempat para petani menanam gambas. Ia juga berdiskusi dengan para petani muda mengenai kendala budidaya dan potensi pasar komoditas tersebut.

Para petani menyampaikan persoalan serangan virus yang menyebabkan daun keriting sehingga hasil panen tidak maksimal. Hingga kini, mereka belum menemukan solusi yang efektif.

“Dinas Pertanian Ngawi agar membantu mencari solusi terkait masalah hama yang dihadapi para petani gambas,” ujar Wabup Antok dalam video yang diunggah melalui akun pribadinya.

Salah satu petani muda, Mi’roju Suud, mengatakan bahwa dirinya dan sejumlah pemuda di Desa Katikan telah menekuni budidaya gambas selama beberapa tahun terakhir. Dari kegigihan para petani muda itu, lahirlah komunitas Buto Gambas Ngawi yang kini beranggotakan sekitar 40 orang dari berbagai desa.

“Sayur gambas masih memiliki peluang pasar yang luas,” kata Suud saat ditemui di kediamannya, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, gambas memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Harga rata-rata mencapai Rp3.000 per kilogram, dan tanaman ini cepat dipanen. Dalam 40 hari setelah tanam, petani sudah dapat memulai panen yang berlangsung setiap dua hingga tiga hari selama sekitar dua bulan.

Setiap anggota komunitas rata-rata menanam 1.500 hingga 2.500 batang. Jumlah tersebut bisa menghasilkan 4–5 kwintal sekali panen. “Dalam 2–3 hari, petani di Desa Katikan saja bisa menghasilkan sekitar 2 ton gambas,” ujarnya.

Hasil panen gambas dari Ngawi sebagian besar dikirim ke Pasar Induk Jakarta, sementara penyerapan pasar lokal masih terbatas. Kendala utama yang mereka hadapi adalah serangan hama dan penyakit keriting daun.

Di samping permintaan penanganan hama secara khusus, Suud dan rekan-rekan petani juga mengharapkan dukungan peralatan pertanian.

“Kami berharap adanya bantuan mesin pengolah tanah untuk mempercepat proses pasca panen dan masa tanam berikutnya,” pungkasnya.

Kunjungan Wakil Bupati ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi perhatian dan intervensi lebih lanjut dari dinas terkait, guna mengoptimalkan potensi ekonomi komoditas gambas dan mendukung kemandirian petani muda di Ngawi.(amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...