Minggu
19 Juli 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Alasan Kiai dan Gus Mojokerto Dukung Risma-Gus Hans di Pilgub Jatim

pdip-jatim-241123-kiai-moker-dukung-TR

MOJOKERTO – Dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini atau Risma dan KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans), terus mengalir.

Seperti pada Selasa (19/11/2024) lalu, para kiai dan gus dari Mojokerto resmi menyatakan dukungannya melalui deklarasi di Pondok Pesantren Al Hidayah Mojokerto.

Deklarasi yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sejumlah ulama terkemuka. Seperti pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah KH Raden Mashadi Prawironegara atau Gus Mashadi, dan KH M Dliya’uddin Azzamzami dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam.

Hadir pula calon bupati dan wakil bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Gus Sa’dulloh Syarofi Chusaini Ilyas (Ikfina-Gus Dulloh) yang turut memberikan dukungan kepada pasangan Risma-Gus Hans.

Para Kiai dan Gus menilai visi-misi Bu Risma-Gus Hans sejalan dengan nilai-nilai religius, terutama dalam mendukung pendidikan agama dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

“Kami percaya Bu Risma-Gus Hans adalah pasangan yang mampu membawa perubahan nyata. Tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ujar Gus Mashadi, dilansir dari liputan6.com.

Menurutnya, di tengah situasi sulit seperti sekarang, perhatian terhadap pendidikan agama sangat dibutuhkan.
Banyak Pondok Pesantren Salaf, Madrasah Diniyah, dan TPQ yang kekurangan operasional, bahkan sebagian Guru Agama tidak menerima gaji yang layak.

“Kami sangat yakin program Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur No. 3 mampu mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pendidikan agama. Ini penting untuk mendukung keberlanjutan pendidikan moral dari tingkat dasar hingga pesantren,” tambahnya.

Apresiasi Rekam Jejak Risma

Para Kiai juga mengapresiasi rekam jejak Risma sebagai wali kota dan menteri sosial, yang dinilai tegas, bersih, dan peduli pada masyarakat kecil.

Kombinasi Bu Risma yang progresif dengan Gus Hans yang religius dianggap sebagai pasangan ideal untuk memimpin Jawa Timur.

“Kami siap mendukung secara total. Tidak hanya melalui doa, tetapi juga dengan menggerakkan santri, masyarakat sekitar, dan jaringan pesantren untuk bersama-sama memenangkan Risma-Gus Hans,” tegas Gus Mashadi.

Setelah deklarasi, Gus Sa’dulloh Syarofi, putra KH Chusaini Ilyas, membakar semangat yang hadir dengan Yel-Yel: 1 (Satu) Idolaku, 3 (Tiga) Gubernurku, Tidak ada Duanya. Diulang tiga kali sesuai nomer urut Bu Risma-Gus Hans.

Kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar pasangan Risma-Gus Hans diberi kekuatan dan kemenangan dalam Pilgub Jatim.

Dukungan dari para Kiai dan Gus Mojokerto ini diharapkan menjadi tambahan energi bagi Risma-Gus Hans untuk memenangkan kontestasi pemilihan gubernur. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...