oleh

Ahmad Basarah Wisudawan Terbaik Universitas Kanjuruhan Malang

-Kronik-200 kali dibaca

MALANG – Wisuda semester genap tahun 2020-2021 yang digelar Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) secara daring, Sabtu (23/10/2021) terasa spesial.

Pasalnya, salah satu peserta dari 833 mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, adalah kader Banteng yang menjabat Wakil Ketua MPR RI, Dr Ahmad Basarah MH.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89 dan menjadi lulusan terbaik di Fakultas Hukum Unikama.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Unikama karena Bapak Dr. Ahmad Basarah, SH. M.H berkenan mengambil dan menyelesaikan program S1 Prodi Ilmu Hukum di Unikama,” ucap Rektor Universitas Kanjuruhan Malang, Pieter Sahertian.

Basarah, menjadi mahasiswa Unikama setelah mengkonversi dari ijazah S1 Fisip dan S2 dari Hukum. Dia mampu menyelesaikan masa studi selama 2 tahun.

Dalam tugas akhirnya, legislator dari dapil Malang Raya tersebut mengambil judul “Kajian Kedudukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Sebagai Organ atau Lembaga Negara yang Diatur Undang-undang”.

“Beliau masuk kuliah di Unikama sebagai mahasiswa dengan menggunakan ijazah S1 dari Fisip serta S2 Hukum (Program S1 ke-2). Hasil konversi mata kuliah S1 dan S2 adalah 96 SKS. Sehingga, beliau harus menempuh 54 SKS termasuk penulisan skripsi,” bebernya.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan kegiatan wisuda semester genap tahun 2020-2021, Ahmad Basarah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para tenaga pengajar di Universitas Kanjuruhan Malang, atas dharma baktinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Semoga dengan lahirnya para sarjana-sarjana, lulusan Universitas Kanjuruhan Malang tahun 2021 ini, akan semakin memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara,” kata Basarah.

Anggota Komisi X DPR RI tersebut berpandangan, pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk melahirkan para kaum intelektual baru yang mampu menjadi seorang kader bangsa yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan pembangunan nasional bangsa Indonesia.

“Yang kelak akan mengabdi di medan pengabdiannya masing-masing. Guna mendukung pembangunan nasional untuk mencapai cita-cita masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila,” ujarnya. (ace/pr)