Selasa
01 September 2026 | 2 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agus Wicaksono Gelar Workshop Toleransi dan Keberagaman di Klakah Lumajang

IMG-20231031-WA0038_copy_590x374

LUMAJANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, S.Sos melaksanakan Workshop Toleransi dan Keberagaman di Hotel Maharaja Kecamatan Klakah, Minggu (29/10/2023). Workshop kali ini, dengan mengangkat tema Memperkuat Toleransi dan Keberagaman dalam Bingkai Persatuan Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda di Kecamatan Klakah. Hadir pula, Buari, anggota DPRD Kabupaten Lumajang fraksi DPC PDI Perjuangan, Solikin, SH., ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang.

Dalam penyampaiannya, H. Agus Wicaksono, S.Sos, mengatakan bahwa sebagai warga negara Indonesia yang baik harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, bangsa Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, budaya, agama, ras, dan sebagainya.

“Ditengah perbedaan yang ada, mari kita tingkatkan lagi gotong royong untuk menjaga persatuan Indonesia. Jangan sampai, perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan di lingkungan kita,” ujar Agus Yudha, sapaan akrabnya.

Terlebih, saat ini sudah memasuki tahun politik, yang mana akan berlangsung pesta demokrasi pada 14 Februari 2023 mendatang. Agus Yudha berpesan supaya masyarakat berpolitik yang baik dan santun, tidak menjelek-jelekkan calon / partai yang lain.

“Perbedaan pilihan politik pasti ada, tapi perbedaan ini jangan sampai menimbulkan perpecahan gotong royong yang telah terbangun selama ini. Berpolitiklah yang santun,” terangnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur itu menegaskan bahwa saat ini masih banyak kelompok yang ingin merubah ideologi Pancasila menjadi Khilafah. Hal tersebut, dikuatkan dengan survey yang telah dilakukan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia.

Maka dari itu, kata Agus Yudha, momentum pemilu harus dilaksanakan dengan bijak, jangan sampai salah pemimpin. Pasalnya, memilih calon pemimpin dalam rangka menyelamatkan masa depan dan keberlangsungan bangsa Indonesia.

“Bukan hanya 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, tapi ini untuk keberlangsungan bangsa Indonesia kedepan. Bagaimana pelayanan kesehatan, pelayanan publiknya, pendidikannya dan lain sebagainya,” tegasnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Terima 9.205 Aduan Warga, Puan: Kritik Jangan Jadi Jarak antara Rakyat dan DPR

JAKARTA — Sebanyak 9.205 pengaduan masyarakat diterima DPR RI sepanjang 15 Agustus 2025 hingga 13 Agustus 2026. ...
EKSEKUTIF

Eri Ultimatum Pengelola Parkir: Masih Terima Tunai, Jukir hingga Pejabat Dishub Diganti

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan ultimatum keras terhadap pengelolaan parkir di Kota Pahlawan. ...
KRONIK

DPRD Jember Khawatir Artefak Sejarah Hilang, Minta Data Cagar Budaya Diperbarui

JEMBER – DPRD Jember mengkhawatirkan benda dan situs bersejarah di daerah itu hilang sebelum sempat dilindungi ...
KRONIK

Mbak Nia Kunjungi Stan MNV, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengunjungi sejumlah stan pelaku usaha dalam ...
KABAR CABANG

Pelajar dan Mahasiswa di Lumajang Ikuti Lomba Pidato dan Baca Puisi di Kantor DPC PDI Perjuangan

LUMAJANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang diwarnai dengan ajang ...
LEGISLATIF

Lindungi Warga, DPRD Surabaya Minta Data Bantuan Fokus ke Daerah

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Pusat memberi kewenangan otonomi daerah dalam pengelolaan data ...