Minggu
18 Oktober 2026 | 10 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Ekonomi Selama Pandemi Jalan, Risma Ajak Warga Jaga Kondusifitas

pdip-jatim-risma-200720-2

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengajak seluruh warga turut serta menjaga kondusifitas di tengah pandemi Covid-19 agar ekonomi di Kota Surabaya tetap berjalan.

Ajakan ini dia sampaikan terkait aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020). Di Kota Surabaya, aksi itu di antaranya diwarnai tindakan perusakan fasilitas publik.

“Apalagi, fasilitas publik yang dibangun di kota ini berasal dari pajak yang dibayarkan warga kepada Pemerintah Kota Surabaya,” kata Risma, Senin (12/10/2020).

Menurut Risma, Pemkot Surabaya bekerja keras bagaimana membangun kota ini agar bisa dinikmati. Bahkan, juga menjadi tujuan investasi, sehingga perekonomian bisa berjalan yang akhirnya dapat membuka kesempatan kerja.

Namun, sebutnya, hal itu akan menjadi sulit jika ekonomi berjalan stagnan. Sementara keluarga membutuhkan peluang untuk bekerja.

Oleh karena itu, wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga kota ini dari segala gangguan apapun agar tetap kondusif.

“Kita juga bisa bekerja secara normal. Apalagi, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sayang biaya yang cukup besar, yang sudah dikeluarkan untuk menangani pandemi ini kemudian sia-sia karena kita tidak menjaga kedisiplinan protokol kesehatan,” tuturnya.

Untuk itu, Risma mendorong Kampung Wani Jogo Suroboyo agar turut serta menjaga kondusifitas lingkungan di sekitar masing-masing. Dia berharap, peristiwa perusakan fasilitas umum yang dilakukan orang tak bertanggung jawab beberapa hari lalu tidak sampai terulang kembali.

“Saya berharap kita bisa bekerja dan berusaha dengan normal kembali. Mari kita berjuang agar kota kita tetap kondusif, tetap terjaga dengan baik,” ajak dia.

Perempuan pertama yang menjabat Wali Kota Surabaya ini pun berharap kepada para orang tua agar dapat mengontrol putra-putri mereka. Sebab, Risma tidak ingin sesuatu hal negatif terjadi kepada anak-anak Surabaya.

“Saya berharap para orang tua dapat mengontrol putra putri kita. Sayang sekali kalau terjadi sesuatu kepada anak-anak kita. Saya berharap kita tidak terpancing dengan isu-isu yang negatif, isu-isu yang membuat perpecahan di antara kita,” kata dia.

Bagi Risma, anak-anak adalah masa depan bangsa dan negara ini. Karenanya, ia tak ingin ada anak-anak yang terlibat dalam kegiatan yang bersifat negatif, sehingga berakibat mereka luka dan sebagainya.

“Mereka semua juga anak saya. Karena itu saya titip kepada bapak ibu sekalian untuk dicek keberadaan putra-putri panjenengan semua,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Cetak Atlet Muda Potensial dan Bentuk Karakter Siswa di Magetan

Ajang berburu pengalaman dan jam terbang bagi 240 atlet catur tingkat pelajar ini diselenggarakan sekaligus untuk ...
LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...