Kamis
16 Juli 2026 | 9 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ony Setiawan Dorong Pengaktifan Kembali Dewan Kebudayaan Bojonegoro

pdip-jatim-ony-setiawan-030621

BOJONEGORO – Wakil Ketua Bidang Kebudayaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ony Setiawan, mendorong Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mengaktifkan kembali Dewan Kebudayaan.

Dorongan didasari potensi kesenian dan kebudayaan yang ada di Bojonegoro.

“Kami mendorong pemkab untuk mengktifkan kembali Dewan Kebudayaan di Bojonegoro. Agar para pegiat budaya maupun seniman terfasilitasi,” kata Ony, Sabtu (2/9/2023).

Bentuk fasilitasi dari pemkab melalui Dewan Kebudayaan, lanjut dia, semisal menyediakan galeri atau ruang pamer karya para seniman atau budayawan Bojonegoro.

Upaya dilakukan Ony seiring masukan maupun fakta-fakta ia dapatkan dari hasil berinteraksi dengan kalangan seniman dan budayawan setempat.

Ruang pamer karya seni tak sekadar menjadi media penghubung transaksi kolektor dengan sang pemproduksi.

Lebih dari itu, seperti disampaikan Ony, sebagai media penyambung keberlangsungan kesenian dan kebudayaan lokal dari generasi lalu, sekarang, dan mendatang.

“Publikasi karya-karya seniman Bojonegoro melalui galeri seni misalnya, tujuannya untuk kemajuan kebudayaan di Bojonegoro juga,” kata Ony.

Imam Mahdi. Foto:dian/pdiperjuangan-jatim.com

Bukan Soal Uang
Rumah Imam Mahdi di Jl Dr Suharso Gang Namlo Nomor 53 Bojonegoro bak galeri seni. Berbagai karya seni seperti lukisan, patung kayu, wayang kulit dan berbagai benda ukiran memenuhi dinding dan sudut-sudut ruangan.

Benda-benda bernilai seni itu, sebagian besar adalah karya Imam Mahdi yang dibuat dari waktu ke waktu. Bahkan pada usianya yang ke 60 tahun, Imam Mahdi masih terus berkegiatan seperti saat di temui pdiperjuangan-jatim.com di rumahnya.

“Dalam berkarya saya tak memikirkan materi. Sejak dari dulu. Yang menjadi pikiran saya,  sampai sekarang saya masih belajar dan terus belajar pada seni,” kata Imam Mahdi.

Konsistensi Imam Mahdi berkesenian didasari kecintaannya pada kebudayaan nusantara. Melalui karyanya, ia berharap generasi sekarang dan mendatang mengenal akar sejarah budayanya.

“Seni tidak bisa diukur uang. Yang penting kita terus berkarya, untuk generasi sekarang. Bahwa kalau di nilai bagus, ya bagus,” ujarnya. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Birokrasi Proaktif, Aduan Warga Harus Tuntas Maksimal 1×24 Jam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta seluruh jajaran Pemkot bekerja proaktif menyelesaikan persoalan masyarakat ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Digipay, Tutup Celah Mark-Up Anggaran

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung penerapan sistem digital payment (digipay) di ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Madiun Percepat Penataan Ranting, Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun mempercepat penataan kepengurusan ranting di seluruh wilayah sebagai bagian ...
KRONIK

Raperda Minol Siap Ditetapkan, Ketua Bapemperda DPRD Tulungagung Beber Urgensinya

TULUNGAGUNG – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Tulungagung tentang Pengendalian dan Pengawasan ...
RUANG MERAH

Kesumat yang Dituntaskan di Menit ke-92

Oleh Diana Sasa* INGGRIS sudah merasa cukup. Mereka unggul 1–0. Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55. Waktu ...
LEGISLATIF

Promosikan Produk UMKM, Komisi B DPRD Magetan Terima Kunker di Rumah Promosi

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan ...