Rabu
16 September 2026 | 4 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Eri Berikan Beasiswa S1 untuk 200 Guru PAUD dan TK

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-14062023

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan beasiswa untuk 200 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanan (TK) yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Surabaya, untuk menempuh pendidikan S1.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk memberikan beasiswa kepada para guru PAUD dan TK secara berkelanjutan guna mendukung upaya mewujudkan Generasi Emas tahun 2045.

“Beasiswa itu diberikan untuk meningkatkan kemampuan para guru PAUD dan TK. Tujuannya, supaya para guru bisa memberikan ilmu dan wawasan kebangsaan serta pendidikan karakter sejak dini terhadap anak-anak,” ujar Wali Kota Eri dalam acara bincang-bincang bertajuk “Perempuan PGRI Kuat, Surabaya Hebat” di Surabaya, Kamis (24/8/2023).

“Sehingga di situlah tercipta pemimpin-pemimpin berakhlakul karimah, maka dari itu kita mulai dari pendidikan PAUD dan TK,” imbuhnya.

Di samping menyediakan beasiswa, Pemkot Surabaya juga siap memfasilitasi para guru untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Saya berharap betul, guru-guru ini tidak hanya sekadar mengajar, tapi panjenengan (Anda) adalah juga sebagai tonggak penguat keluarga. Kalau nanti seandainya ada guru yang pendapatannya ingin ditambah di luar sebagai guru, nanti bisa dilakukan dengan Pemkot Surabaya,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan, pemberian beasiswa pendidikan S1 kepada 200 guru PAUD dan TK merupakan bagian dari Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

“Ada seleksinya. Jadi, yang tersaring ini dilihat dari segi lama masa kerjanya, pelatihannya, dan sebagainya, hingga terpilih 200 guru. Ini kerja sama dengan Unesa (Universitas Negeri Surabaya), akan dimulai pada tahun ajaran baru ini,” ujar Yusuf.

Menurutnya, para guru yang mendapatkan beasiswa akan menjalani pendidikan di perguruan tinggi selama empat semester.

Ketua PGRI Kota Surabaya, Agnes Warsiati, menyampaikan harapannya agar program beasiswa dapat meningkatkan kompetensi para guru di Kota Surabaya.

“Dengan kerja sama ini, saya berharap agar guru-guru, utamanya perempuan, yang ada di Kota Surabaya ini menjadi orang-orang yang kuat. Kuat artinya dalam keluarganya, ekonominya, profesinya, dan bisa bermasyarakat dengan baik,” terangnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...