Jumat
10 Juli 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Pesta Gay Terulang di Surabaya, Eri Cahyadi Kumpulkan Pengelola Hotel

pdip-jatim-251024-EC-2

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mengumpulkan pengelola hotel di Surabaya, Sabtu (18/10/2025) setelah peristiwa penggerebekan 34 pria yang sedang menggelar pesta seks sejenis.

Diketahui, polisi telah menetapkan 34 orang yang ditangkap saat menggelar pesta seks sejenis di sebuah hotel kawasan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya itu sebagai tersangka.

“Surabaya kota yang dibangun dengan syariat agama. Jadi jangan dicoreng Surabaya dengan hal seperti itu,” kata Eri, usai bertemu pengelola hotel, di Gedung Sawunggaling, Jumat (24/10/2025).

Eri mengatakan, Surabaya merupakan kota yang pertumbuhan ekonominya berpusat pada jasa. Dengan demikian, dia minta para pengelola hotel untuk menjaga kepercayaan itu.

“Saya tidak bisa menjaga sendiri Surabaya, maka mengundang seluruh hotel yang ada di Surabaya. Kita punya komitmen menjaga Surabaya dan menjaga hotel tidak terulang kembali,” ujarnya.

Oleh karena itu, Eri berharap, tidak ada lagi pesta dengan tujuan negatif yang digelar di hotel Surabaya. Dia minta ada pelatihan untuk mengawasi setiap pengunjung yang mencurigakan.

“Kita sudah punya komitmen bersama ini Kota Surabaya. Kejadian seperti itu tidak boleh terulang lagi, apakah itu pesta narkoba, pesta seks, dan lain-lain itu tidak boleh lagi terjadi di Surabaya,” tegas dia.

“Maka yang kita lakukan adalah bagaimana komitmen dan pencegahan yang dilakukan oleh teman-teman hotel. Jangan sampai terulang lagi, ini ujian dan pembelajaran,” sambung Eri.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, penggerebekan itu bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya pesta seks sejenis di kamar hotel.

Pihaknya langsung mendatangi lokasi tersebut untuk memastikannya. Akhirnya, aparat kepolisian menemukan 34 orang berada di kamar itu.

“Dari semua itu, 34 orang yang terlibat party gay itu saat ini sudah ditetapkan tersangka dan dalam proses penyidikan,” kata Edy, ketika dikonfirmasi wartawan.

Puluhan orang tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok ketika ditetapkan sebagai tersangka, yakni sebagai pendana, admin, pembantu, dan peserta. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...