Minggu
06 September 2026 | 2 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Makna Pesan dari Pidato Kenegaraan Jokowi Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim

pdip-jatim-220606-sub-reses-trenyang-untari

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengungkapkan ada beberapa makna dan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan dalam pidato kenegaraan jelang HUT ke- 78 RI pada Rabu (16/8/2023) lalu.

Menurut Untari sapaan akrabnya, pertama Pesiden Jokowi berpesan kepada seluruh masyarakat agar pada Pemilu 2024 dapat mencari sosok pemimpin yang bisa meneruskan apa yang telah dikerjakan saat ini.

“Itu adalah pesan moral seorang presiden yang telah berhasil. Saya kira itu penting untuk didengarkan oleh para calon pemimpin berikutnya,” kata Untari kepada media di Surabaya, Jumat (18/8/2023).

Baca juga: Pidato Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2023

“Bagi PDI Perjuangan, Mas Ganjar pastilah akan memenuhi seluruh amanat pesan Pak Jokowi itu. Bagi kami itu, tidak ada kata lain selain melanjutkan apa yang sudah beliau (Jokowi) mulai,” sambungnya.

Selain soal mencari sosok pemimpin, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini menyebut, dalam pidato, kepala negara juga menyinggung terkait moral sosial masyarakat.

“Moral sosial masyarakat sekarang ini agak kacau, karena banyak orang yang seenaknya berbicara. Saya kira kita harus kembali bahwa kita bukan demokrasi liberal tapi kita demokrasi Pancasila,” terang Untari.

Menurut dia, dalam demokrasi Pancasila, ada etika dan batasan-batasan. Dimana dalam demokrasi Pancasila, bukan hak individu yang dilindungi secara demokratis tetapi hak kolektif.

“Artinya bukan seperti demokrasi barat yang boleh mencaci maki siapa saja, karena memang dilindungi. Namun dalam demokrasi Pancasila, ada batasannya,” ujarnya.

“Di mana tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga kebhinekaragaman dan menjaga Pancasila sebagai sumber hukum kita. Itu yang saya kira penting dipahami oleh semua pihak,” imbuh Untari.

Di samping terkait demokrasi Pancasila, Untari juga membeberkan jika Indonesia memiliki peluang menjadi negara maju. Ini sebagaimana yang disampaikan oleh kepala negara dalam pidatonya.

“13 Tahun lagi, kalau kita betul-betul seperti pondasi sekarang ini diteruskan, maka kita bisa punya peluang untuk menuju negara maju. Tinggal bagaimana apakah kita menjadi negara maju ini, mau apa nggak,” ujarnya.

Untuk menjadi negara maju, Untari menyebut bahwa platform sekarang yang sudah dibentuk Presiden Jokowi tinggal dilanjutkan.

“Kita lanjutkan untuk menuju Indonesia emas 2045. Siapa yang berada di sana, tentu kalian lah yang sekarang usianya 25-30 tahun. Jadi kita semua, konsepsinya harus sama, nah itu yang disampaikan Pak Presiden,” bebernya.

Sementara terkait dengan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ketua Umum Dekopin ini berharap masyarakat tetap tenang. Sebab, Indonesia sudah lima kali dan akan keenam kalinya menyelenggarakan pesta demokrasi.

“Artinya kita bukan masyarakat kaleng-kaleng, yang pemilihannya baru sekali, tapi sudah mau enam kali. Tentu sudah matang, sehingga yang namanya polarisasi, yang namanya kontra-kontra, gara-gara cuman mempertahankan siapa yang diusung, itu tetap harus dalam koridor hukum, koridor demokrasi,” tuturnya.

Untuk itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar Pemilu 2024 tidak dijadikan perselisihan yang dapat menyebabkan bentrokan dan merugikan bangsa Indonesia. Masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam menyongsong Pemilu 2024.

“Kita harus jaga, jangan sampai bangsa ini menjadi bangsa broken (rusak). Kenapa? Karena kita (Indonesia) sedang berada di-up. Pak Jokowi sudah menunjukkan kita sedang di-up, kita bisa jadi uppest, artinya paling tinggi,” pungkas Untari. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...