Sabtu
05 September 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Dorong Serenade Reog Obyog Ungkit Ekonomi dan Tata Peradaban Lebih Baik

PDIP-Jatim-Bupati-Sugirii-11082023

PONOROGO – Sebanyak 320 dadak merak tampil bersama ratusan jathil dan bujang ganong di Alun-Alun Ponorogo, Kamis (10/8/2023) sore. Dengan tajuk “Serenade Reog Obyog”, kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme ribuan masyarakat dan wisatawan sekitar Ponorogo.

Gelaran meriah tersebut merupakan upaya untuk melestarikan Reog Ponorogo, khususnya Reog Obyog yang diikuti peserta dari 21 kecamatan se-Ponorogo. Juga dalam rangka Hari Jadi ke-527 tahun Kabupaten Ponorogo.

“Budaya setiap tahun mengalami evolusi. Ini dalam upaya untuk nguri-uri budaya asli Ponorogo, selain Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP, red),” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dan Ketua TP PKK Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, saat membuka parada Serenade Reog Obyog.

“Mulai tahun kemarin gelaran seperti ini sudah ada. Bedanya kemarin di jalan, sekarang di alun-alun biar nggak ganggu lalu lintas. Ada 320 dadak merak yang kami orkestrakan serenade, sebuah alunan kidung di sore hari,” imbuhnya.

Menurutnya, Reog Ponorogo versi obyog dan versi festival tidak bisa dibandingkan, namun bisa disandingkan. Reog Obyog tampil serentak secara khusus di Hari Jadi Kabupaten Ponorogo, sementara FNRP tampil saat Grebeg Suro.

“Reog Obyog dikasih ruang hanya kita pakemkan juga tidak bisa. Terpikir ingin dilombakan, tapi dijadikan parade saja dululah, biar kemudian kebersamaan tidak saling mengalahkan,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, kehadiran budaya yang dapat menghibur masyarakat ini dapat mengungkit perkonomian warga, mampu mendatangkan massa yang ingin mendapatkan hiburan.

“Tidak bisa dibandingkan. Ibaratnya soto dan rawon enak mana, kan ga bisa. Reog selalu membuat antusias masyarakat ekonomi tumbuh, peradaban jadi baik,” terangnya.

Seperti diketahui, reog dalam gelaran FNRP terdiri atas formasi pemain yang lengkap, yaitu jathil, bujang ganong, warok, dadak merak, Klono Sewandono dan Dewi Songgolangit. Sedangkan Reog Obyog formasinya lebih sederhana, hanya terdiri atas jathil, dadak merak, dan bujang ganong. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...