Minggu
16 Agustus 2026 | 11 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Tulungagung: Inti Sari Peringatan Bulan Bung Karno Adalah Gotong Royong

pdip jatim 230625 dpc tulungagung bbk 1

TULUNGAGUNG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung Susilowati menilai, puncak peringatan Bulan Bung Karno di GBK Jakarta, semakin menambah keyakinan dari seluruh kader partai di Indonesia khususnya Tulungagung untuk terus bergotong royong, kompak dan bergerak secara serentak.

“Puncak peringatan bulan Bung Karno adalah satu bukti solidnya seluruh kader PDI Perjuangan,” kata Susilowati di Tulungagung Susilowati, Selasa (27/6/2023).

Paska mengikuti puncak peringatan bulan Bung Karno, lanjut Susi, DPC Tulungagung akan menindaklanjuti semua hasil dari konsolidasi nasional itu.

Termasuk rekomendasi-rekomendasi partai dan instruksi dari ketua umum partai yaitu terus bergerak, menyapa masyarakat dan turun ke bawah.

Tak hanya itu, DPC Tulungagung juga akan menyolidkan lagi seluruh komponen partai mulai dari struktural DPC, PAC, Ranting dan Ranting, struktural Badan-Badan serta Sayap-Sayap Partai hingga para Bacaleg PDI Perjuangan untuk bersama memenangkan Pemilu dan Pilpres 2024.

“Konsolidasi nasional kemarin semakin menambah keyakinan kita untuk terus bergotong royong,” tegas Susi.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo menambahkan, hal pokok dari puncak peringatan bulan Bung Karno di GBK Jakarta adalah sebuah ajakan untuk kembali mengingat sejarah.

Selain itu, puncak peringatan bulan Bung Karno juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya kader partai agar menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa demi mencapai cita-cita berdirinya bangsa Indonesia.

Sodik mengungkapkan, dalam acara puncak peringatan bulan Bung Karno, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menyampaikan bahwa fakir miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara.

Hal tersebut juga telah diamanatkan dalam dasar konstitusi Indonesia yaitu UUD tahun 1945. Artinya, negara mempunyai kewajiban untuk terus mengupayakan kesejahteraan bagi fakir miskin dan anak telantar.

Untuk itu, sebagai kader PDI Perjuangan harus terus bergotong royong mengawal amanat konstitusi itu dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Intisari dari peringatan bulan Bung Karno adalah gotong royong. Dengan gotong royong seluruh elemen bangsa, niscaya tujuan negara agar segera terlaksana,” jelas Sodik. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...