TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan telah selesai mendaftarkan 50 Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang diusungnya ke KPU Tulungagung, Kamis (11/5/2023) lalu.
Proses penyerahan berkas ke Kantor KPU Tulungagung itu, berlangsung meriah karena diiringi oleh seluruh Bacaleg dan struktural partai baik pengurus DPC, PAC hingga ranting.
Bahkan, penyerahan berkas pendaftaran Bacaleg PDI Perjuangan ke Kantor KPU Tulungagung juga diiringi penampilan kesenian khas Tulungagung yaitu Tari Reog Kendang serta acara Tumpengan sebagai bentuk rasa syukur.
Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, selepas proses mendaftarkan Bacaleg, pihaknya tidak hanya berpangku tangan.
DPC PDI Perjuangan Tulungagung akan terus melakukan konsolidasi internal mulai dari tingkat struktur, badan, sayap dan simpatisan partai.
Bahkan, pihaknya juga akan mengembangkan konsolidasi kepada organisasi masyarakat (ormas), tokoh masyarakat (tomas) maupun tokoh agama (toga) di luar partai untuk bergotong royong menyukseskan Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI dan meraih terget menang spektakuler di Tulungagung pada Pemilu 2024.
“Pada prinsipnya kita ingin menyolidkan dulu di internal, selanjutnya mengembangkan kepada ormas dan tokoh masyarakat supaya ikut bergotong-royong memenangkan Pemilu 2024 dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden,” kata Heru Santoso di Tulungagung, Senin (15/5/2023).
Berdasarkan hasil survei lapangan, lanjut Heru, pencapresan Ganjar Pranowo lelah PDI Perjuangan mendapat respon positif dari masyarakat Tulungagung.

Dia berharap, animo masyarakat terhadap Ganjar Pranowo ini bisa memberikan dampak elektoral terhadap PDI Perjuangan di Tulungagung.
Pada Pemilu 2024 mendatang, DPC PDI Perjuangan Tulungagung menargetkan bisa menang spektakuler yaitu mendapat 17 kursi dan minimal 15 kursi dari 13 kursi DPRD yang sudah diraih pada Pemilu 2019 lalu.
“Saya yakin kita bisa mendapat lebih dari 15 kursi DPRD di Pemilu 2024 nanti,” tegasnya.
Heru menjelaskan, pendaftaran Bacaleg ke KPU Tulungagung dengan diiringi acara budaya Tari Reog Kendang serta acara tumpengan adalah bagian dari strategi pemenangan pemilu.
Acara tumpengan yang digelar di depan Kantor KPU, adalah salah satu upaya melestarikan budaya leluhur sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT yaitu nikmat kemudahan dan kelancaran proses pendaftaran 50 Bacaleg ke KPU Tulungagung.
Sedangkan iringan Tari Reog Kendang, adalah salah satu bukti bahwa PDI Perjuangan selama ini sangat intens dan konsen terhadap gerakan-gerakan pelestarian dan pengembangan budaya daerah.
“Ini langkah partai dalam mengimplementasikan salah satu ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berkepribadian dalam budaya,” jelasnya.
Arak-arakan Bacaleg dan pengurus partai menuju ke Kantor KPU, sebut Heru, adalah bukti bahwa PDI Perjuangan Tulungagung mempunyai struktur organisasi yang kompak dan solid untuk terus bergotong-royong memperjuangkan kepentingan masyarakat. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










