Rabu
28 Oktober 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dengar Cerita Siswa Ini, Mas Dhito Terinspirasi Bangun Boarding School di Kabupaten Kediri

pdip-jatim-230411-sman-buleleng-1

KEDIRI – Made Ardana remaja yang bersekolah di SMAN 1 Bali Mandara mengaku bercita-cita menjadi camat. Mendengar hal itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana justru menyematkan id card atau tanda pengenal bupati miliknya.

Momen itu terjadi saat bupati kader PDI Perjuangan yang akrab disapa Mas Dhito tersebut berkunjung ke sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali, itu pada Kamis (6/4/2023).

Mulanya, Mas Dhito bertanya pada seluruh siswa perihal alasan mereka bersekolah di SMAN yang dulunya menggunakan model asrama itu.

“Saya mau tanya agak ekstrem sedikit, siapa yang dulunya tidak punya mimpi untuk sekolah?” tanya bupati muda berusia 30 tahun itu, dalam keterangan pers kepada media, kemarin.

Merespons pertanyaan tersebut, lebih dari 15 siswa tunjuk jari. Salah satunya Ardana yang kemudian ditunjuk Mas Dhito untuk menceritakan motivasinya bersekolah.

Ardana menyebutkan, saat masih menduduki kelas IX, dirinya merasa tak percaya diri untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hal ini karena keterbatasan ekonomi yang dialami keluarganya. Bahkan, Ardana mengaku sempat mendengar percakapan kedua orang tuanya yang tidak mampu menyekolahkan Ardana ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya ingat sekali bapak dan ibu saya berbincang di luar dan saya di dalam. Itu mengatakan bahwa belum bisa melanjutkan ke jenjang SMA,” katanya kepada Mas Dhito dan semua temannya juga ikut menyambut kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu.

Namun, kesempatan Ardana untuk melanjutkan sekolahnya kembali terbuka setelah dirinya direkomendasikan oleh kepala SMP-nya dulu untuk bersekolah di SMAN Bali Mandara.

Kemudian Ardana juga ingin melanjutkan ke perguruan tinggi kedinasan. Dia bercita-cita ingin menjadi seorang camat. “Cita-cita saya ingin menjadi seorang bapak camat,” ujarnya.

Mendengar semangat remaja kelas 12 itu, Mas Dhito sontak melepas id card-nya dan kemudian menyematkannya di kantong Ardana. “Saya doakan kelak kamu akan menjadi Bupati Buleleng,” kata Mas Dhito seusai menyematkan id card merahnya itu.

Kunjungan bupati yang gemar vespa di SMAN Bali Mandara itu merupakan tindak lanjut diskusinya bersama Putera Sampoerna untuk meningkatkan SDM guru dan kemungkinan pendirian sekolah berasrama di Kabupaten Kediri.

Menurut dia, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melihat langsung bagaimana pengelolaan sekolah tersebut. Utamanya di SMAN Bali Mandara yang merupakan boarding school atau sekolah berasrama.

“Saya harus bisa membuat sekolah, minimal seperti Bali Mandara ini. (Tolong) doakan,” katanya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Darmadi Dukung Kenaikan Insentif Guru di Kabupaten Malang, Minta Data dan Anggaran Dipastikan

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mendukung rencana kenaikan insentif bagi guru PAUD, guru swasta, dan ...
KRONIK

Sosialisasi Bank Sampah, Mbak Nia Ajak Warga Biasakan Pilah Sampah di Rumah

SUMENEP – Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak warga membiasakan pemilahan sampah dari rumah ...
EKSEKUTIF

Eri Apresiasi Anak Muda Surabaya yang Gerakkan Ekonomi dan Kepedulian Sosial

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi anak muda yang aktif menggerakkan kegiatan ekonomi dan ...
KRONIK

Cegah Karhutla, Erma DPRD Jatim Dorong Pelibatan Kelompok Tani Hutan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong pelibatan kelompok tani hutan ...
KRONIK

Sonny Soroti Potensi Ekonomi Mangrove, Masyarakat Pesisir Perlu Jadi Penerima Manfaat

BANYUWANGI – Rehabilitasi hutan mangrove dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Kekompakan Jadi Modal Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Pelayanan Publik

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya kekompakan, disiplin, dan sportivitas untuk memperkuat sinergi ...