Senin
07 September 2026 | 12 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Surabaya Night Zoo Siap Launching, Anas Karno Minta Dilakukan Uji Coba

PDIP-Jatim-Anas-Karno-03042023

SURABAYA – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, meminta pihak Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk melakukan upaya uji coba terlebih dahulu sebelum membuka Surabaya Night Zoo secara penuh.

Hal itu menyusul rencana PDTS KBS yang bakal me-launching Surabaya Night Zoo setelah Hari Raya Idulfitri.

“Saya harap ada uji coba terlebih dahulu, untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana dan nantinya juga bisa dilakukan evaluasi, sehingga pasca launching nanti tidak terjadi kendala yang berarti,” ujar Anas di Surabaya, Senin (3/4/2023).

Menurut Anas, meskipun nantinya kajian dan aturan membolehkan KBS membuka Surabaya Night Zoo, pihak KBS sebagai BUMD milik Pemkot Surabaya, tidak boleh melupakan fungsinya sebagai taman konservasi, edukasi, dan rekreasi. KBS juga perlu berinovasi dengan layanan dan memenuhi selera dan kebutuhan masyarakat.

“Asasnya adalah kebutuhan warga Surabaya. Setidaknya dua pekan ini bisa diujicobakan night zoo di KBS. Meski KBS menjamin dalam mempertontonkan hewan nokturnal tidak mengganggu hewan lain,” terang Anas.

Tak hanya itu, politisi PDI Perjuangan itu juga mengimbau agar manajemen KBS menggandeng UMKM selama night zoo digelar.

“Pelibatan UMKM harus bisa menjadi skala prioritas, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian di Surabaya,” jelasnya.

Selain itu, Anas juga meminta PDTS KBS harus bisa menghitung harga tiket yang akan dijual untuk wahana night zoo tersebut. Jangan sampai memunculkan kesan memberatkan bagi warga Surabaya.

“Jangan sampai harga tiket tidak sebanding dengan apa yang disuguhkan oleh wahana KBS Night Zoo, dan bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Surabaya,” terangnya.

Sebelumnya, Dirut PDTS KBS, Khairul Anwar mengatakan, Surabaya Night Zoo saat ini dalam proses finishing dan akan dibuka pasca Idulfitri.

“Nanti di Night Zoo itu ada kulinernya, ada tempat transit untuk pengunjung. Ada pertunjukkan untuk welcomingnya. Kita tinggal finishing. Insya Allah habis Lebaran kita launching,” ujarnya usai mengikuti penyerahan SK Direktur Operasional dan Keuangan PDTS KBS oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota, Kamis (30/3/2023) lalu.

Namun demikian, Khairul belum bisa memastikan tanggal tepatnya wahana Night Zoo akan dibuka.

“Ini sudah assessment terakhir yang melibatkan akademisi, BKSDA, ahli tentang konservasi malam. Dan ini sekarang lagi merumuskan. Kalau mereka mengatakan oke, maka kita tentukan tanggalnya,” imbuhnya.

Khairul mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kelengkapan infrastruktur internalnya. Tinggal infrastruktur supportingnya sebagai pelengkap. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...