Senin
27 Juli 2026 | 2 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Baguna Siap Bantu Atasi Bencana Asap

pdip-jatim-211207-mobil-baguna-2-1

JAKARTA – Kader Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan telah selesai mengikuti ajang penggemblengan selama lima hari sejak 16 September di Bumi Perkemahan Sukamantri, Gunung Salak, Bogor.

Berbekal materi pelatihan di medan terjal dan tantangan berat hutan di pegunungan, 100 anggota Baguna yang telah dilatih Badan SAR Nasional (Basarnas) itu siap diturunkan ke daerah yang terkena bencana asap.

“Sekarang ini bangsa kita sedang banyak bencana, termasuk asap yang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini nanti sudah bisa langsung diturunkan,” kata Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga dalam siaran persnya, Minggu (20/9/2015).

Sebagaimana sudah diinstruksikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, jelas Eriko, kader PDI Perjuangan harus hadir bersama-sama dengan rakyat ketika terjadi bencana. Untuk itu, melalui Baguna, lanjut dia, PDI Perjuangan berkomitmen mendedikasikan diri kepada bangsa.

Apalagi, tambahnya, dari segi geografis, potensi terjadinya bencana di berbagai daerah di Indonesia sangat tinggi. “Kita tentu tidak bisa hanya mengandalkan personel Basarnas yang dari segi jumlah jika dibandingkan dengan cakupan potensi bencana di negara ini sangat banyak. Makanya, kader PDI Perjuangan di Baguna dilatih untuk bisa membantu Basarnas,” ujarnya.

Selain mereka akan berperan langsung dalam penanganan bencana, pelatihan ini juga sekaligus sebagai upaya membangun kesadaran di tengah masyarakat agar lebih sigap dan siap ketika terjadi bencana.

Eriko mencontohkan bagaimana Jepang yang juga punya potensi tinggi terjadi bencana tetapi masyarakatnya sudah punya kesadaran bagaimana ketika menghadapinya. “Inilah yang selalu ditekankan Ibu Megawati, bahwa kita harus selalu siap dan sigap karena banyak daerah di Indonesia memang rawan dan punya potensi tinggi terjadi bencana,” jelasnya.

PDI Perjuangan menargetkan setidaknya ada 800 personel Baguna yang mengikuti pelatihan oleh Basarnas. Dengan jumlah setara satu batalion, Eriko meyakini akan sangat membantu pemerintah dalam bergotong royong dengan masyarakat menghadapi dan menangani bencana. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...
KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...